Auditorium Utama, BERITA UIN OnlineUIN Jakarta menggelar gladi resik acara wisuda ke-114 kepada 985 wisudawan dari 12 fakultas dan pascasarjana UIN Jakarta, Rabu (27/11), bertempat di Auditorium Harun Nasution Kampus I UIN Jakarta, Jalan Ir H Juanda No 95 Ciputat, Tangerang Selatan.

Hadir meninjau sekaligus memberi arahan pada acara tersebut, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Kepala Bagian Kerjasama dan Kelembagaan, Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi, serta segenap jajaran staf Dokumentasi dan Publikasi sekaligus protokoler acara.

Gladi resik ini digelar untuk memberikan pengarahan dan simulasi wisuda yang akan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (30/11-1/12), kepada para calon wisudawan. Sebagian mendapat giliran hari Sabtu, dan sebagian lagi pada hari berikutnya. Diadakan gladi resik agar semuanya berjalan dengan lancar, teratur, dan tertib, ujar Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi, Samsudin, saat ditemui BERITA UIN Online sebelum pelaksanaan gladi resik tersebut.

Samsudin menambahkan, sarjana baru yang lulus berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 187 orang, Fakultas Adab dan Humaniora (75 orang), Fakultas Ushuluddin (40 orang), Fakultas Syariah dan Hukum (131 orang), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (119 orang),  Fakultas Dirasat Islamiyah (23 orang), dan Fakultas Psikologi (59 orang).

“Kemudian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (80 orang), Fakultas Sains dan Teknologi (97 orang), Fakultas Ilmu Kesehatan (83 orang), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (50 orang). Sedangkan Sekolah Pascasarjana meluluskan sebanyak 41 orang, terdiri atas program magister 26 orang dan program doktor 15 orang,” jelasnya.

Acara wisuda sarjana yang akan mengusung tema “Pengarustamaan Gender dan Moderasi Beragama untuk Keadilan dan Kebahagiaan” tersebut, selain Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, para wakil rektor, Senat Universitas, para guru besar, dan para orang tua wali wisudawan, juga akan diisi orasi ilmiah oleh Guru Besar Teknik Komputer, Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia, Riri Fitri Sari.

Secara teknis, wisuda ke-114 ini tidak jauh berbeda dengan wisuda sebelumnya, yang hanya dihelat sehari. Hal ini dikarenakan jumlah wisudawan yang cukup banyak, ditambah jumlah undangan orang tua atau wali mahasiswa.

“Pelaksanaan diadakan dua hari agar lebih khidmat dan tamu dapat terlayani lebih baik,” tandas Samsudin.

Di tempat yang sama, Kepala Biro AAKK Khoirudin, mengatakan bahwa kegiatan wisuda harus benar-benar dipersiapkan dengan matang. Pasalnya, selain merupakan acara sakral, juga akan dihadiri para narasumber penting untuk menyampaikan orasi ilmiah.

“Seluruh peserta wisuda, agar mengikuti kegiatan gladi dengan serius, agar saat pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tertib dan khidmat sebagaimana yang kita harapkan bersama,” pukas Khoirudin.

Sebagai informasi, hasil pantauan tim BERITA UIN Online di lokasi terlihat, seluruh calon wisudawan menghadiri gladi resik tersebut dan mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Saat ini, prosesi wisuda di UIN Jakarta dipandu Master Caremony (MC) dengan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris. (lrf)

Share This