Auditorium Utama, BERITA UIN OnlineUIN Jakarta menggelar gladi resik acara wisuda ke-113 kepada 1.065 wisudawan dari 12 fakultas dan pascasarjana UIN Jakarta, Rabu (04/09), bertempat di Auditorium Harun Nasution Kampus I UIN Jakarta, Jalan Ir H Juanda No 95 Ciputat, Tangerang Selatan.

Hadir meninjau sekaligus memberi arahan pada acara tersebut, Kepala Bagian Umum UIN Jakarta Edy Suandy, Kepala Bagian Akademik Rasi’in, Kepala Bagian Tata Usaha FAH Feni Arifiani, Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi, Samsudin, serta segenap jajaran staf Dokumentasi dan Publikasi sekaligus protokoler acara.

Gladi resik ini digelar untuk memberikan pengarahan dan simulasi wisuda yang akan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (07-08/09), kepada para calon wisudawan. Sebagian mendapat giliran hari Sabtu, dan sebagian lagi pada hari berikutnya. Diadakan gladi resik agar semuanya berjalan dengan lancar, teratur, dan tertib, ujar Rasi’in kepada BERITA UIN Online.

“Untuk hari Sabtu, peserta wisuda berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 128 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 104 orang, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi 119  orang, dan Fakultas Dirasat Islamiah 30 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 135 orang, dan program Doktor sebanyak 3 orang,” papar Rasi’in.

Masih menurutnya, sedang di hari Minggu, berasal dari Fakultas Ushuluddin sebanyak 83 orang, Fakultas Syariah dan Hukum 107 orang, Fakultas Psikologi 71 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 98 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 111 orang, Fakultas Kedokteran 3 orang, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 67 orang, serta yang berasal dari Pasca Fakultas sebanyak 34 orang.

Secara teknis, wisuda ke-113 ini tidak jauh berbeda dengan wisuda sebelumnya, yang hanya dihelat sehari. Hal ini dikarenakan jumlah wisudawan yang cukup banyak, ditambah jumlah undangan orang tua atau wali mahasiswa.

“Pelaksanaan diadakan dua hari agar lebih khidmat dan tamu dapat terlayani lebih baik,” tandas Rasi’in.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Umum, Edy Suandi mengatakan bahwa kegiatan wisuda harus benar-benar dipersiapkan dengan matang. Pasalnya, selain merupakan acara sakral, juga kemungkinan akan dihadiri para narasumber penting di kedua hari tersebut untuk menyampaikan orasi ilmiah.

“Seluruh peserta wisuda, agar mengikuti kegiatan gladi dengan serius, agar saat pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tertib dan khidmat sebagaimana yang kita harapkan bersama,” pukas Edy.

Sebagai informasi, hasil pantauan tim BERITA UIN Online di lokasi terlihat, seluruh calon wisudawan menghadiri gladi resik tersebut dan mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Saat ini, prosesi wisuda di UIN Jakarta dipandu Master Caremony (MC) dengan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris. (lrf)

Share This