Gedung SPs, BERITA UIN Online – Setelah tes tulis Selasa (30/7/2019) kemarin, para calon mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta pada Rabu (31/7/2019) ini menjalani tes lisan. Tes dilakukan secara perseorangan dan digelar di sejumlah ruang kelas oleh dua penguji serta dibantu oleh seorang petugas pengawas.

Tes wawancara dimulai pukul 08.00 dan diperkirakan akan berakhir pada pukul 12.00 siang ini. Materi tes yang diberikan meliputi text reding atau tes kemampuan berbahasa Arab dan Inggris secara lisan serta wawancara proposal tesis dan disertasi.

Dalam pantauan BERITA UIN Online di lapangan, sejumlah peserta tampak sedang menunggu di depan kelas. Mereka antre menunggu giliran untuk dipanggil oleh tim penguji.

Di antara mereka ada yang terlihat sibuk membaca buku, tapi tak sedikit pula yang mengobrol dan sibuk bermain telepon genggam.

Kepala Subbagian Tata Usaha SPs UIN Jakarta Asriati menyatakan, secara teknis pelaksanaan tes wawancara atau lisan di hari kedua tidak ada kendala berarti. Para peserta dapat mengikuti tes tersebut dengan baik dan sesuai aturan.

“Tes lisan di antaranya dilakukan guna menguji kemampuan para calon mahasiswa dalam berbahasa Arab dan Inggris, baik lisan maupun tulisan. Jika nanti nilai bahasanya di bawah standar, mahasiswa tersebut wajib mengikuti remedial,” katanya.

Tes masuk SPs UIN Jakarta program perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2019/2020 diikuti oleh sebanyak 101 peserta, terdiri atas program magister sebanyak 43 orang dan program doktor sebanyak 58 orang.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 9 Agustus 2019 dan disampaikan melalui website UIN Jakarta. Calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang atau pembayaran kuliah pada 12-19 Agustus 2019. Setelah itu mahasiswa mengikuti masa Orientasi Studi yang digelar pada 21-23 Agustus 2019.

“Program perkuliahan semester ganjil akan dilaksanakan pada awal September 2019 mendatang,” ujar Asriati. (ns)

Share This