RSU, BERITA UIN Online— Biro Perencanaan Keuangan (PK) UIN Jakarta lakukan monitoring dan evaluasi data Education Management Information System (EMIS) semester genap 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Utama (RSU), Gedung Rektorat lantai II kampus I UIN Jakarta, pada Rabu (26/06).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Biro PK UIN Jakarta, Khairunnas, diikuti oleh seluruh staf dan jajaran Biro PK, para Kasubbag, teknisi AIS baik pusat maupun fakultas di lingkungan UIN Jakarta yang jumlahnya tidak kurang dari 50 orang.

Dalam sambutannya, Kepala Biro menegaskan tentang pentingnya mengupdate data, baik data mahasiswa, Dosen dan pegawai, serta mengharapkan kepada para pengelola AIS dan SIMPEG untuk selalu pro aktif dalam melakukan hal tersebut.

“Data harus terus diupdate secara berkala, sehingga data UIN Jakarta dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, data tersebut akan digunakan sebagai dasar perhitungan kebijakan keuangan dalam penentuan perolehan anggaran tahun selanjutnya,” pukas Khairunnas.

Ditambahkannya, mengingat pentingnnya data tersebut, diharapkan kepada para kasubbag akademik dan operator AIS untuk selalu mengkoordinasikan kepada sauna kerja terkait mengenai kesesuaian data. Apabila ada ketidaksesuaian, maka segera berkordinasi dengan pimpinan untuk diberikan solusi agar menjadi valid dan aktual.

Sebagai informasi, hasil pembahasan data tersebut, merekomendasikan beberapa hal di antaranya, pertama usulan tentang status mahasiswa pada aplikasi AIS yang tertera DO jika tidak membayar selama tiga semester, dan mengupdate tentang cuti mahasiswa, mengundurkan diri, serta meninggal dunia. Kedua, tentang data dosen yang belum terupdate dalam AIS yang sudah memiliki gelar S2 dan S3 untuk mencantumkan nomor KTP, dan yang terakhir, data pegawai dilingkungan UIN Jakarta. (lrf/Dwi)

Share This