Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Biro Perencanaan dan Keuangan (PK) UIN Jakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penyusunan anggaran berbasis kinerja 2020. Pelaksanaan dan pelaporan keuangan tahun 2019 UIN Jakarta. Kamis (21/03), di ruang Diorama, Auditorium Harun Nasution, kampus I UIN Jakarta.

Acara yang dihadiri oleh para Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Kepala Biro, para Dekan, Wakil Dekan, dan kepala lembaga serta segenap jajaran staf keuangan tersebut, dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Khairunas.

Sebelum membuka acara, khairunas dalam sambutannya, mengapresiasi dan mendukung jalannya acara tersebut. Pasalnya, kegiatan ini sangat membantu jajaran pimpinan yang ada di UIN Jakarta, di mana notabenenya mayoritas dari fungsional, yang mendapatkan tugas tambahan, akan semakin tahu dan paham tentang bagaimana prosedur juga regulasi keuangan.

“Kami bukan menafikan kemampuan para pimpinan yang notabenenya fungsional, kegiatan ini merupakan penyegaran dan updating prosedur serta regulasi keuangan yang berjalan saat ini. Dengan demikian, diharapkan kita semua mampu berjalan beriringan dalam merealisasikan aturan-aturan yang berlaku,” ungkap Khairunas.

Selain itu, sambungnya, dengan kegiatan ini, pemahaman kita semakin baik dan tercermin pada realisasi keuangan di satuan kerja masing-masing. Terlebih, akan terhindar dari praktik-praktik penyalahgunaan anggaran atau KKN.

“Seperti kita ketahui, bahwa KKN itu disebabkan tiga hal, yaitu regulasi yang dilanggar, memperkaya diri atau mitra, dan merugikan keuangan Negara. Semoga kita mampu menghindari itu semua, yaitu dengan terus memperbaharui aturan-aturan yang berlaku. Dengan demikian, nama UIN Jakarta akan harum di mata Kemenag khususnya, dan masyarakat pada umumnya,” tandas Kepala Biro.

Sekedar informasi, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Fauzi Samsuri, dan memberikan pemaparan tentang bagaimana serta seperti apa perealisasian aturan-aturan yang berlaku dalam pengunaan anggaran Negara.

“Dalam penggunaan anggaran, yang sangat penting itu adanya perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban atau laporan. Setelah melakukan kegiatan, apa pun itu, segeralah membuat pertanggungjawaban atau laporannya sebaik mungkin. Tidak perlu mengada-ada, karena semuanya telah diatur dalam SBM,” pukas Fauzi.

Dari pantauan BERITA UIN Online, acara berlangsung dengan tertib. Terlihat pula antusias peserta begitu tinggi, hal ini dibuktikan dengan adanya dialog interaktif antara narasumber dan peserta, serta sharing guna mencari solusi atas permasalahan yang ditemukan di lapangan. (lrf)

Share This