Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— UIN Jakarta bakal kembali mengukuhkan dua guru besar baru besok Rabu (13/1/2021), menyusul pengukuhan sejumlah guru besar baru sebelumnya. Kedua guru besar yang bakal dikukuhkan adalah Profesor Achmad Syahid dan Profesor Bambang Suryadi. Prosesi pengukuhan bakal disiarkan secara daring mengikut protokol kesehatan di era pandemi.

Kegiatan pengukuhan bakal dipimpin langsung Rektor UIN Jakarta Profesor Amany Lubis disertai Ketua Senat UIN Jakarta Profesor Abuddin Nata. Turut menjadi anggota majelis pengukuhan kedua guru besar para wakil rektor, pimpinan dan anggota senat, dan dekan di lingkungan UIN Jakarta.

Rencananya, pengukuhan juga bakal dihadiri sejumlah pejabat dari Kemenag RI seperti Dirjen Pendis Profesor Ali Ramdhani, Dirjen Bimas Kristen Profesor Thomas Pentury, Direktur Diktis Profesor Suyitno. Beberapa tokoh nasional seperti Politisi dan Ketua DPR RI 1999-2004 Akbar Tanjung, politisi dan Menteri Perindustrian 2005-2009 Fahmi Idris, dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, serta lainya juga diagendakan menghadiri pengukuhan.

Diketahui, berdasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 69107 tahun 2020, Profesor Achmad Syahid diangkat sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Pemikiran Islam. Pendidik kelahiran Banyuwangi tahun 1968 ini sehari-hari mengajar di Fakultas Psikologi mengajar sejumlah mata kuliah seperti Studi Islam I-II, Filsafat Manusia, Filsafat Ilmu dan Logika, dan Islam dan Ilmu Pengetahuan.

Adapun Profesor Bambang, diangkat menjadi guru besar berdasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 69109 tahun 2020 dalam bidang ilmu Psikologi Pendidikan dan Konseling. Pendidik kelahiran Sragen tahun 1970 ini sehari-hari mengajar di Fakultas Psikologi mengampu mata kuliah Metode Penelitian Psikologi, Psikologi Faal, Psikologi Konseling, Pengukuran dan Evaluasi Psikologi Pendidikan.

Sejak Agustus 2020 lalu, Bambang yang menamatkan pendidikan magister dan doktoralnya di bidang Psikologi Pendidikan dan Konseling di University of Malaya ini diangkat menjadi Atas Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Mesir. Sebelumnya, ia juga pernah menempati jabatan di sejumlah lembaga seperti Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017-2019). (zm)

Share This
Beasswa Mahasiswa Terdampak Covid 19 STF