Makassar, BERITA UIN Online— Lembaga Sosial Kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta menggandeng UIN Alauddin Makasar menggelar Program KKN Tematik di 2019 ini. Program memungkinkan mahasiswa melakukan aksi pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM yang didominasi perempuan di wilayah KKN mereka, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Bantaeng.

Demikian disebutkan Direktur Sosial Trust Fund UIN Jakarta Dr. Amelia Fauzia MA di Makasar, Rabu (24/7/2019). Amelia mengungkapkan, program KKN bertema Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Muslim Berbasis Digital dan Toleransi merupakan bagian dari aksi sosial dan riset STF UIN Jakarta.

“Ini merupakan program dari Social Trust Fund UIN Jakarta, program riset kami di UIN Jakarta, bekerja sama dengan Ford Fondation, UNSW Australia, dan didukung Kemendagri. Memang kolaborasi banyak pihaklah,” ujarnya.

Dalam KKN ini, 10 mahasiswa UIN Alauddin Makassar bakal mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat selama satu bulan lamanya. Berbeda dengan kegiatan KKN lain, KKN ini memungkinkan mereka mendampingi para pelaku ekonomi sektor UMKM setempat.

Materi pendampingan mereka sendiri terfokus pada bagaimana mereka pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya secara daring. Tidak hanya online market place tapi juga laman daring website sendiri, sehingga produk mereka bisa dipasarkan di pasar regional, nasional, bahkan internasional.

“Itu yang kita harapkan, dan target kami memang UMKM Ibu-ibu di dua kabupaten ini,” ujarnya.

Sebelum memulai KKN, kelompok KKN Tematik terpilih terlebih dulu dibekali materi E-commerce, terutama pemanfaatan dan efisensi teknologi digital dan media daring dalam pemasaran produk usaha. Hal ini diharapkan agar mahasiswa lebih terlatih memberikan pendampingan dan para pelaku UMKM juga bisa meningkatkan peluang ekonominya.

Karena program ini bagian dari riset yang dilakukan STF UIN Jakarta, para peserta KKN Tematik UIN Alauddin ini diberikan pelatihan riset lapangan. Dengan begitu mereka bisa melakukan pemetaan sektor usaha UMKM sekaligus analisis peluang peningkatan usaha UMKM lokal.

Lebih jauh, Enrekang dan Bantaeng sendiri merupakan dua kabupaten di Sulawesi Selatan yang disasar aksi sosial dan riset STF UIN Jakarta. Bersama, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dipilih STF UIN Jakarta karena memiliki sektor UMKM berkinerja baik.

Menanggapi ini, Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UIN Alauddin Makassar Gazali Suyuti M.HI menyambut baik program KKN Tematik tersebut. Mengingat dampaknya yang bisa mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, ia bahkan berharap program ini bisa berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat spektakuler, kita akan siap mem-back up dan ini adalah anugerah bagi UIN Alauddin Makassar. Mudah-mudahan ini tetap bisa dilanjutkan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang Hardi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Enrekang Umar Sappe juga ikut menyambut baik kehadiran KKN Tematik UIN Alauddin Makassar. Keduanya berharap pendampingan mereka bisa meningkatkan UMKM di Enrekang dan Bantaeng.

“Keberhasilan dari program ini, bukan hanya KKN-nya berjalan lancar akan tetapi terciptanya kepedulian Stakeholder tersebut terhadap perempuan,” kata Hardi. (zm)

Share This