Jakarta, BERITA UIN Online— Dalam rangka menindaklanjuti kerja sama UIN Jakarta dan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dalam upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat demi mencapai Sustainable Development Goals (SDGS) 2,3,5 dan 6, maka Fakultas Kedokteran (FK) UIN Jakarta mengembangkan kerja sama dalam bentuk Model Pondok Pesantren Sehat.

Hal ini disampaikan Dekan FK UIN Jakarta Hari Hendarto pada acara Forum Tindak Lanjut Kerjasama yang diadakan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI pada, Senin-Rabu (4–6/03) di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan.

Dalam sambutanya, Hari Hendarto yang sekaligus ketua panitia pelaksana mengungkapkan bahwa perlu adanya peningkatan kualitas kesehatan santri, sehingga melalui kerjasama ini kesehatan santri mampu terjaga dengan optimal.

“Pesantren merupakan masyarakat sub-komunal yang selama ini belum tergarap optimal tingkat kesehatannya. Lewat kerjasama ini, FK UIN Jakarta, dan Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Agama RI melakukan koordinasi lebih intensif dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan santri,” ujar Hari.

Sekedar informasi, dari forum tersebut, disepakati adanya kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dan tercakup dalam pengembangan Model Pesantren Sehat. Antara lain, pelatihan dan pembinaan santri husada, yaitu santri yang mampu menjadi penggerak hidup sehat di pesantren dan juga pelatihan kantin serta dapur sehat. Dimana halal dan thayyib sebagai salah satu pondasi utama pengembangan gizi santri. (lrf/md)

Share This