Alumnus Ingatkan Wisudawan untuk Tangguh dan Percaya Proses
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Hari ketiga pelaksanaan Wisuda ke-137 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (30/8/2025), menghadirkan suasana penuh haru sekaligus inspirasi. Selain prosesi sakral pelantikan wisudawan, acara juga menghadirkan sambutan khusus dari alumni UIN Jakarta, Elva Farhi Qolbina, S.IP., anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta sekaligus Ketua DPW PSI Jakarta.
Dalam orasinya, alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Politik UIN Jakarta tahun 2014 itu menjelaskan perjalanan hidupnya sejak bangku kuliah hingga kini dipercaya menjadi wakil rakyat di Senayan. “Saya bukan siapa-siapa, hanya anak biasa dari keluarga sederhana. Tapi salah satu kebanggaan terbesar saya adalah menjadi anak UIN Jakarta. Kampus inilah yang membentuk saya hingga bisa sampai di titik ini,” ujarnya disambut tepuk tangan wisudawan.
Ia menegaskan bahwa perjalanan setelah wisuda tidak selalu mulus. Para lulusan, katanya, akan menghadapi fase-fase sulit, mulai dari penolakan pekerjaan hingga tekanan sosial. Namun, ia berpesan agar para wisudawan tidak kehilangan semangat.
“Kita tidak pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan secara instan. Akan ada fase kalah, kecewa, bahkan dibanding-bandingkan. Tapi percayalah, ada fase lain ketika tiba-tiba kita diterima kerja, mendapat gaji pertama, atau mendapat kesempatan yang tidak disangka,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesetiaan pada hal-hal kecil. “Delapan tahun lalu saya hanyalah staf biasa di Ciputat yang harus datang paling pagi dan pulang paling akhir. Tapi kesetiaan pada hal-hal kecil itulah yang membawa saya pada amanah besar hari ini. Jadi jangan pernah meremehkan proses kecil dalam hidup kita,” pesannya.
Lebih jauh, Alumni UIN Jakarta Prodi Ilmu Politik FISIP ini mengingatkan wisudawan untuk tidak mengecilkan diri sendiri. “Dalam karier politik saya sering dianggap kecil, terlalu muda, atau tidak tahu apa-apa. Tapi tidak ada seorang pun yang benar-benar tahu ke mana perjalanan hidup akan membawa kita. Karena itu, jangan pernah mengecilkan diri sendiri,” katanya.
Di akhir sambutannya, ia memberikan refleksi penuh makna. “Hari ini bukan akhir, juga bukan sekadar awal. Hari ini adalah bukti bahwa kalian sudah lebih kuat dan siap dibandingkan saat pertama kali masuk UIN Jakarta. Selamat kepada para wisudawan, orang tua, dan keluarga yang telah berjuang bersama hingga hari ini. Selamat merayakan kemenangan kita,” pungkasnya.
Dengan hadirnya sosok alumni yang kini berkiprah di panggung politik nasional, UIN Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai kampus pencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
(Kareena Auliya J./Zaenal M./ Fauziah M./Nazwa Adawiyah S./Foto : Aqilah Qurrotulaini)