Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Sebanyak 867 kursi disediakan untuk UIN Jakarta pada penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun akademik 2019/2020. Jumlah kursi tersebut tersebar di 25 program studi yang ditawarkan, yakni bidang sains dan teknologi (saintek) sebanyak 442 kursi dan bidang sosial humaniora (soshum) sebanyak 425 kursi.

Demikian keterangan yang diperoleh dari Humas UIN Jakarta digedung Rektorat, Kamis (7/2/2019). “Jumlah kursi di jalur SNMPTN sesuai kuota yang ditetapkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), yakni sebesar 30 persen,” kata Kepala Humas UIN Jakarta, Samsuddin.

SNMPTN merupakan jalur masuk PTN yang didasarkan kepada hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan portofolio akademik siswa. Rapor yang digunakan adalah semester satu sampai dengan semester lima bagi SMA/SMK/MA dengan masa belajar tiga tahun atau semester satu sampai dengan semester tujuh bagi SMK dengan masa belajar empat tahun.

Berdasarkan data Humas UIN Jakarta, pada bidang saintek terdapat sedikitnya 14 program studi. Rinciannya, Biologi dengan kuota sebanyak 36 kursi, Farmasi (33 kursi), Fisika (30 kursi), Ilmu Keperawatan (30 kursi), Kesehatan Masyarakat (36 kursi), Kimia (36 kursi), Matematika (24 kursi), Pendidikan Dokter (30 kursi), Pendidikan Kimia (29 kursi), Pendidikan Matematika (29 kursi), Sistem Informasi (39 kursi), Sosial Ekonomi Pertanian/Agribisnis (39 kursi), Teknik Informatika (39 kursi), dan Teknik Pertambangan (12 kursi).

Sedangkan untuk bidang soshum, terdapat 11 program studi, yakni Akuntansi (53 kursi), Bahasa dan Sastra Inggris (48 kursi), Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (24 kursi), Ilmu Hubungan Internasional (36 kursi), Ilmu Hukum (36 kursi), Ilmu Perpustakaan (48 kursi), Ilmu Politik (24 kursi), Kesejahteraan Sosial (36 kursi), Manajemen (36 kursi), Psikologi (60 kursi), dan Sosiologi (24 kursi).

Ketentuan pendaftaran di jalur SNMPTN tak berbeda dengan tahun lalu. Proses pendaftarannya diawali dengan mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) secara online di laman www.snmptn.ac.id. Untuk proses pengisian data ini sudah berakhir pada Januari yang lalu.

Setelah proses pengisisian data selesai, siswa kemudian diminta untuk memilih program studi serta perguruan tinggi yang dituju. Pada jalur ini, pilihan program studi hanya dilakukan paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

“Pengumuman hasil seleksinya akan dilakukan pada 23 Maret 2019 serentak secara nasional,” ujar Samsuddin. (ns)

Share This