Gedung Kemahasiswaan, BERITA UIN Online – Sebanyak 72 calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu Raya Mahasiswa (Pemira) UIN Jakarta menjalani seleksi berupa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Selain calon komisioner KPU, panitia juga menyeleksi sedikitnya 44 calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Seleksi digelar di gedung Pelayanan Administrasi Kemahasiswaan atau gedung Kemahasiswaan lantai 2 selama dua hari, Rabu-Kamis (7-8/11/2018).

Para calon anggota menjalani seleksi berupa wawancara yang dilakukan oleh tim penyeleksi dari unsur dosen. Mereka adalah Ali Irfan (Fakultas Dakwah dan Komunikasi), Ghazi Salom (Fakultas Psikologi), Sri Hidayati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Al’ai Najib (Fakultas Syariah dan Hukum), Ade Rina Farida (Fakultas Dakwah dan Komunikasi), Faris Satria Alam (Fakultas Syariah dan Hukum), dan Fahmi Muhammad Ahmad (Fakultas Syariah dan Hukum).

Adapun materi yang diujikan meliputi pengetahuan tentang kepemiluan, kepemimpinan, manajemen konflik, dan pengalaman organisasi. Karena wawancara dilakukan satu per satu, proses seleksi pun memakan waktu relatif lama

Kepala Sub Bagian Bina Bakat Mahasiswa R Trisno Riyadhi mengatakan, para calon anggota KPU dan Bawaslu yang diseleksi merupakan perwakilan dari 12 fakultas. Mereka akan menduduki posisi sebagai komisioner KPU sebanyak  36 orang dan anggota Bawaslu sebanyak 24 orang.

Ketentuannya, perwakilan anggota KPU di tingkat universitas sebanyak dua orang dan anggota KPU di tingkat fakultas masing-masing satu orang. Sedangkan untuk anggota Bawaslu, perwakilan di tingkat universitas dan fakultas masing-masing satu orang.

“Kalau untuk penyeleksian jumlah calon KPU dan Bawaslu tidak ditentukan secara khusus. Silakan daftarkan diri sebanyak-banyaknya. Tapi kalau untuk kuota anggota KPU dan Bawaslu jumlahnya sudah ditentukan dan bersifat proporsional,” jelasnya.

Menurut Trisno, pengumuman hasil fit and proper test akan disampaikan pada Jumat (9/11/2018) besok. Sedangkan untuk Pemira akan digelar pada awal Desember 2018 mendatang. (ns)

Share This