Gedung SPs, BERITA UIN Online  – Sebanyak 69 mahasiswa baru Sekolah Pascasarajana (SPs) UIN Jakarta mengikuti Orientasi Studi (OS) atau pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan selama dua hari pada 25-27 Februari 2019. Peserta OS berasal dari Program Studi Pengkajian Islam program magister (S2) sebanyak 42 orang dan program doktor (S3) sebanyak 27 orang.

Kegiatan OS dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Zulkifli di Auditorium SPs UIN Jakarta, Senin (25/2/2019). Acara pembukaan dihadiri Direktur SPs UIN Jakarta Masykuri Abdillah, Ketua Program Doktor Didin Saepuddin, Sekretaris Program Doktor Usep Abdul Matin, Ketua Program Magister JM Muslimin, dan Sekretaris Program Magister Kamarusdiana.

Masykuri Abdillah dalam pengantar singkatnya mengatakan, OS bagi mahasiswa baru bertujuan untuk mengenalkan budaya akademik dan kelembagan yang diselenggarakan di SPs UIN Jakarta. Hal itu dilakukan agar mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sistem pembelajaran yang akan dijalaninya.

“Sistem pembelajaran di SPs UIN Jakarta berstandar internasional. Jadi, mahasiswa harus mampu mengikuti dan menyesuaikan,” katanya.

Ia berpesan agar selama mengikuti pendidikan mahasiswa harus pintar memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Lebih dari itu mahasiswa juga harus memiliki target kapan harus menyelesaikan studi sesuai waktu yang ditentukan.

“Intinya mahasiswa harus berusaha untuk selesai studi tepat waktu. Jangan sia-siakan kesempatan dan berusaha untuk mengikuti semua proses pembelajaran yang disampaikan para dosen,” katanya.

Sesuai jadwal, pelaksanaan OS digelar selama tiga hari hingga 27 Februari 2019. Materi pertama yang diberikan meliputi visi-misi SPs UIN Jakarta, pengenalan akademik dan kelembagaan , penulisan karya ilmiah, penyusunan abstrak proposal tesis/disertasi, serta informasi yang terkait dengan masalah teknis akademis.

Sedangkan di hari kedua, materi diisi dengan pengenalan teknis Academic Information System (AIS) dan praktik akses jurnal berbahasa Inggris. Pada hari ketiga, materi yang diberikan di antaranya berupa praktik akses jurnal berbahasa Arab dan kunjungan ke lembaga atau sarana penunjang, seperti ruang pelayanan administrasi, Quiet Room (ruang belajar personal), dan perpustakaan riset .

Peserta OS merupakan hasil penjaringan yang digelar pada 29-30 Januari 2019. Mereka adalah mahasiswa baru pada program perkuliahan semester genap tahun akademik 2018/2019. (ns)

Share This