Jakarta, BERITA UIN Online – Dua anggota Gerakan Pramuka UIN Jakarta, yakni Rahmalia Agustina Putri dan Rokib, berhasil meraih prestasi Pramuka Garuda (Eagle Scout) golongan Pandega. Pemberian penghargaan keduanya dilakukan oleh Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali pada peringatan Hari Pramuka ke-58 tingkat Kota Jakarta Selatan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Acara penyematan dihadiri oleh seluruh unsur Gerakan Pramuka se-Kota Jakarta Selatan. Juga hadir dari unsur lain, seperti TNI, Polri, dan para tokoh pemuda.

Rahmalia (mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dan Rokib (lulusan Jurusan Pendidikan Agama Islam) adalah Pramuka UIN Jakarta yang terbilang aktif di gugus depan. Selain pernah menjadi pengurus, keduanya juga aktif berkegiatan di masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional.

Menurut Ketua Gugus Depan UIN Jakarta Nanang Syaikhu, Pramuka Garuda merupakan prestasi tertinggi bagi peserta didik. Prestasi tersebut terdapat di setiap golongan Pramuka, yakni Siaga (usia 7-10 tahun), Penggalang (usia 11-15 tahun), Penegak (usia 16-20 tahun), dan Pandega (usia 21-25 tahun).

Guna meraih prestasi Garuda tidak mudah. Banyak syarat yang harus dipenuhi. Selain tercatat sebagai anggota aktif secara terus menerus, peserta didik juga harus mampu meraih prestasi lain (scouting skill), seperti kecakapan umum, kecakapan khusus, dan berbagai prestasi ikut kegiatan yang dibuktikan dengan sertifikat.

“Prestasi Pramuka Garuda jarang sekali yang diraih peserta didik, apalagi untuk tingkat Pandega. Faktornya ya masalah internal dan eksternal juga,” katanya.

Namun, kata Ketua Forum Pembina Pramuka Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia itu, setiap pembina maupun pengelola pendidikan kepramukaan di gugus depan sudah seyogyanya peserta didik didorong agar meraih prestasi tertinggi tersebut.

Di UIN Jakarta sendiri, lanjut Nanang, setiap peserta didik selalu didorong dan diarahkan untuk mencapai Garuda, bukan sebatas kecakapan umum (TKU) atau kecakapan khusus (TKK). Hal itu penting agar Pramuka UIN Jakarta dapat meraih prestasi lebih banyak sekaligus menjadi pengalaman bagi yang bersangkutan.

“Di Pramuka itu ada banyak sekali penghargaan, baik bagi peserta didik sebagai anggota muda maupun anggota dewasa, seperti pembina, pelatih, pamong, instruktur, andalan, dan pengurus majelis pembimbing. Semua penghargaan dapat diperoleh berdasarkan dedikasi dan pengabdian di Gerakan Pramuka,” ujar Nanang yang juga pernah memperoleh penghargaan dari Kwartir Nasional berupa Lencana Pancawarsa I dan II tahun 2014 itu. (ns).

Share This