Gedung SPs, BERITA UIN Online – Pelaksanaan tes lisan terhadap 69 calon mahasiswa baru penerima beasiswa Program 5.000 Doktor Dalam Negeri Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama yang digelar di gedung Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta, Jumat (29/6/2018), berjalan cukup lancar. Tes lisan berupa wawancara proposal disertasi itu dilakukan di ruang kelas secara tertutup.

Tes lisan dimulai pukul 08.00 WIB. Tes tersebut melibatkan sedikitnya 20 dosen penguji. Setiap peserta diuji oleh rata-rata dua dosen penguji dengan durasi waktu antara 5-10 menit per peserta secara bergantian.

Para peserta tampaknya antusis mengikuti tes tersebut. Mereka berharap tes lisan di hari kedua dan juga ikut menentukan kelulusan itu berjalan dengan baik. Sehari sebelumnya, para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu telah menjalani tes tulis berupa Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.

Para peserta tes merupakan calon penerima beasiswa Program 5.000 Doktor Dalam Negeri yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama untuk program studi Islamic Studies. Berdasarkan catatan, jumlah peserta yang diseleksi secara nasional terdapat 1.358 orang. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi serta instansi lain, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia.

Tempat penyelenggaraan seleksi terdapat di 17 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Selain di UIN Jakarta, seleksi juga digelar secara serentak nasional, di antaranya di UIN Aceh, UIN Riau, UIN Palembang, UIN Yogyakarta, UIN Malang, UIN Surabaya, dan UIN Makassar.

“Peminat yang memilih SPs UIN Jakarta terdapat 78 peserta. Selain dari dalam UIN Jakarta, juga dari perguruan tinggi Islam atau instansi lain di seluruh Indonesia,” kata Asriati, Kepala Tata Usaha SPs UIN Jakarta kepada BERITA UIN Online di ruang kerjanya, Jumat (29/6/2018).

Menurut dia, kelulusan peserta akan diumumkan pada 28 Juli 2018 mendatang secara online melalui laman Kementerian Agama. Sedangkan untuk perkuliahan semester ganjil akan dimulai pada awal September 2018. (ns)

Share This