Poso, BERITA UIN Online— Lembaga sosial kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta kembali menyalurkan bantuan beasiswa perdamaian bagi 10 pelajar di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bantuan diberikan guna memperkuat akar perdamaian sosial yang telah terbangun pasca konflik komunal melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Beasiswa sendiri diberikan langsung Direktur STF UIN Jakarta, Dr. Amelia Fauzia, di Kelurahan Sangele, Pamona Pusulemba, Poso, Kamis (20/9/2018) lalu. Dari 10 pelajar, masing-masing lima pelajar dari masyarakat Muslim dan Kristen.

Beasiswa yang diberikan berupa biaya iuran rutin sekolah, sumbangan biaya pembangunan, biaya ujian, biaya seragam, buku, dan uang saku. Untuk memantau perkembangan akademiknya, seluruh pelajar penerima beasiswa diasuh oleh kelompok ibu-ibu sekolah perempuan Poso.

Terpisah, Amelia kepada BERITA UIN Online, Senin (24/9/2018) menuturkan beasiswa perdamaian diberikan sesuai visi STF UIN Jakarta menempatkan filantropi sebagai kunci terciptanya keadilan sosial dan perdamaian. Kedua hal terakhir, paparnya, adalah prasyarat terciptanya kemajuan dan kesejahteraan sebagai solusi menekan perpecahan dan konflik sosial.

“Oleh karena itu upaya-upaya memperkuat  persaudaraan setanah air, memperkuat perdamaian dan mengapresiasi keragaman, perlu dimanifestasikan dalam kehidupan keseharian, salah satunya lewat pemberian beasiswa,” paparnya.

Melalu beasiswa, jelasnya, siswa, guru, orangtua, pegiat sosial dan masyarakat saling berinteraksi dan mengukuhkan kebersamaan kendati mereka memiliki latar belakang beragam. Bagi STF sendiri, tutur Amelia, beasiswa perdamaian merupakan manifestasi dari Islam yang rahmatan lil-‘alamin.

Sementara itu, dipilihnya Poso sendiri didasarkan kebutuhan masyarakat kawasan tersebut untuk memelihara akar perdamaian pasca bertahun terlibat dalam konflik komunal. Diketahui, di tahun 1998 dan 2000, konflik komunal antar masyarakat Muslim dan Kristen pecah di kawasan tersebut.

Melalui Deklarasi Malino yang diinisasi HM Jusuf Kalla (kini, Wakil Presiden RI), kedua belah pihak yang bertikai sepakat mengakhiri konflik sekaligus membangun harmoni. STF sebagai lembaga sosial kemanusiaan UIN Jakarta ikut berperan aktif memelihara harmoni melalui beasiswa perdamaian.

“Daerah ini memang pernah mengalami konflik sosial, namun sebenarnya memiliki potensi kuat untuk perdamaian. Kami yakin hubungan persaudaraan melalui beasiswa STF ini akan memperkuat persaudaraan kebangsaan dan memberi inspirasi perdamaian tidak saja bagi Indonesia tapi bagi dunia,” paparnya lagi. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This