Palu, BERITA UIN Online— Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA dan sejumlah sivitas akademi UIN Jakarta turut menghadiri The-18th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang berlangsung di IAIN Datokarama, Palu, Sulawesi Tengah, Senin-Kamis (17-20/9/2018). Selain sebagai tamu undangan, sejumlah sivitas hadir sebagai pembicara dan partisipan pagelaran studi keislaman yang rutin dilakukan sejak 18 tahun terakhir.

Rektor sendiri hadir dalam kegiatan pembukaan resmi AICIS ke-18 yang digelar di Auditorium Hotel Mercure, Palu, Selasa (18/9/2018). Pembukaan dilakukan langsung oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Kamaruddin Amin dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof. Dr. Kamaruddin Amin MA.

Selain itu, pembukaan sendiri dihadiri oleh sejumlah pembicara undangan dari berbagai perguruan tinggi lokal dan dunia. Diantaranya Dominik M. Muller dari Max Plank Institute Jerman, Hans Christian Gunther dari Albert Ludwiw Universitat, Freiburg, Jerman, Prof. Hakimolahi dari Tehran University Iran, Ketua Umum PB Al-Khairaat KH Habib Ali al-Jufri, Direktur CRCS UGM Yogyakarta Dr. Zainal Abidin Bagir.

Rektor sendiri mengapresiasi atas penyelenggaraan AICIS untuk kesekian kalinya. “Semoga memberi spirit bagi para peneliti perguruan tinggi keagamaan Islam tanah air untuk terus semangat menggali khazanah keilmuan sekaligus berdialog dengan mitra akademik dunia,” harapnya.

Sementara itu, sejumlah sivitas akademi UIN Jakarta hadir sebagai pembicara undangan maupun presenter paper terpilih. Diantaranya, Dr. Siti Fatimah, pembicara undangan dalam Diskusi Panel 2 “Contemporary Trends of Islamic Studies in Iran and Indonesia”; Dr. Syafiq Hasyim, pembicara undangan dalam Panel 3 “The Current Development of Islam in Southeast Asia”; dan, Prof. Dr. Amany Lubis, Chair pada Diskusi Panel 4 “The Dynamic of Islamic Studies in Middle East”.

Selain itu, sejumlah dosen UIN Jakarta juga terpilih menjadi bagian dari 300-paper terpilih untuk dipresentasikan dalam forum tersebut. Data publikasi AICIS 2018 sendiri mencatat, AICIS kali ini diikuti 1700-an partisipan dari berbagai perguruan tinggi nasional dan dunia. (Farah NH/Syams/Ali NM/ZM)

Share This