Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Pusat Karier UIN Jakarta menggelar Workshop Jurnalistik melalui platform Zoom Meeting, Ahad (21/11/2021). Workshop diikuti oleh 40 peserta yang sedang magang di Pusat Karier UIN Jakarta dan diisi Pemimpin Redaksi BERITA UIN, Nanang Syaikhu, sebagai narasumber.

Kepala Pusat Karier UIN Jakarta, Salamah Agung, dalam sambutannya mengatakan, workshop diadakan karena banyaknya peminat dan permintaan dari peserta magang untuk dilatih menulis berita di media.

“Peserta magang sudah punya kemampuan dan ketertarikan belajar menulis berita. Namun, mereka belum cukup percaya diri untuk menuangkan hasil karyanya, sehingga perlu dilatih kembali oleh narasumber ahlinya,” ucapnya.

Pelatihan jurnalistik perdana tersebut dimulai dengan materi Teknik Menulis Berita, meliputi pengertian berita, sumber-sumber informasi, jenis-jenis berita, unsur-unsur berita, struktur penulisan berita, rumus dan kaidah menulis berita, cara mencari sumber informasi, bahasa berita, dan cara menyajikan atau menulis berita.

Menurut rencana, workshop akan digelar selama tiga pertemuan dengan materi berbeda. Dua pertemuan mendatang akan membahas mengenai Teknik Melakukan Wawancara dan Bahasa Jurnalistik.

Sementara itu, Nanang Syaikhu dalam paparannya mengatakan, menulis berita merupakan sebuah seni yang dapat dipelajari dengan mudah oleh siapa pun. Oleh karena itu, kemampuan tersebut bukan semata domain para mahasiswa dari jurusan jurnalistik atau ilmu komunikasi melainkan juga mahasiswa lain dengan latar belakang keilmuan berbeda.

Prinsip untuk dapat menulis berita, lanjut Nanang, para mahasiswa harus memiliki motivasi dan semangat yang kuat dengan terus berlatih menulis.

“Menulis berita yang bagus itu tidak dapat dilakukan secara instan. Harus terus berlatih dan berproses,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kemampuan menulis berita tersebut sangat penting. Karena hal itu merupakan sebuah investasi untuk perjalanan karier seseorang di masa depan.

“Kemampuan menulis berita ini penting sekali. Tidak usah mikirin latar belakang pendidikan kalian. Semua jurusan bisa kok masuk ke dunia media,” ucapnya.

Jadi, menurut Nanang, kalaupun keterampilan menulis itu “tidak terpakai” saat magang di Pusat Karier, tetap akan berguna ketika berkarier sebagai jurnalis di media nanti. (ns/Adinda Angel)

Share This