Teater MK Tadjudin, BERITA UIN OnlineProgram Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran (FK) UIN Jakarta menggelar Janji Kepaniteraan bagi 87 mahasiswa angkatan 2015. Acara yang bertempat di Auditorium MK Tadjudin tersebut, dilaksanakan pada Jum’at, (14/12).

Hadir dalam acara tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran dr Hari Hendarto PhD SpPD-KEMD FINASIM, Kaprodi Kedokteran dr Achmad Zaki MEpid SpOT, Sekretaris Prodi Kedokteran dr Marita Fadhilah Dr MedSc, Kaprodi Pendidikan Profesi Dokter dr Femmy Nurul Akbar SpPD-KGEH, Sekretaris Prodi Pendidikan Profesi Dokter dr Risahmawati Dr Med Sc, serta segenap sivitas akademika FK UIN Jakarta.

Dari hasil penelusuran tim BERITA UIN Online diperoleh informasi, bahwa  acara ini diselenggarakan sebagari prasyarat bagi mahasiswa yang telah lulus yudisium (preklinik) dan akan menempuh tahap selanjutnya yaitu pendidikan klinik (Koas) di RS Utama Pendidikan dan RS Jejaring.

Hal demikian disampaikan Andi Lala Lc selaku Kasubbag Akademik FK UIN Jakarta. Dijelaskannya pula, sebelum mereka ke rumah sakit harus angkat janji kepaniteraan terlebih dahulu sebagai syarat mereka yang mau koas di rumah sakit.

“Proses mahasiswa sampai mendapat gelar dokter itu tidaklah mudah, mereka harus mengikuti proses pendidikan akademik kedokteran (preklinik) selama 3,5 tahun atau setara dengan 7 semester (154 sks), setelah itu mereka yudisium dan memperoleh gelar sarjana kedokteran (SKed). Baru setelah itu ia angkat janji kepaniteraan lalu mereka akan Koas di RS Utama pendidikan dan jejaring selama dua tahun,” jelas Andi.

Masih menurut Andi, setelah melalui proses di atas, selanjutnya mahasiswa akan melakukan ujian CBT UKMPPD dan OSCE UKMPDD, ketika tahapan ini mereka dinyatakan lulus maka mereka berhak mendapat gelar dokter (dr) yang disahkan melalui acara Sumpah Dokter.

Di tempat yang sama, Dekan FK UIN Jakarta mengatakan ini adalah pertama kalinya FK mengadakan acara angkat Janji Kepaniteraan di suasana FK baru berdiri, dimana sebelumnya kegiatan ini rutin diadakan ketika masih bernama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

“Alhamdulillah, ini adalah pertama kalinya FK mengadakan Janji Kepaniteraan dalam jumlah yang banyak. Saya berpesan semoga kalian mampu melewati stase koas ini dengan baik dan mendapatkan nilai yang terbaik. Mengingat hal itu tidak mudah juga menyelesaikan tahap ini, karena kalian akan berhadapan dengan pasien yang sebenarnya,” tandas Hari. (lrf/md)

Share This