RSU, BERITA UIN Online— Mahasiswa baru (Maba) UIN Jakarta wajib lakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut terdiri dari tiga jenis pemeriksaan. Bagian pertama, jenis pemeriksaan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), tekanan darah, dan pemeriksaan buta warna. Kedua, pemeriksaan narkoba, dan terakhir pemeriksaan rontgen thorax.

Demikian disampaikan Kepala Biro AAKK Drs Zaenal Arifin saat memberikan arahan pada rapat koordinasi dengan Rumah Sakit UIN Jakarta, Jumat (29/06), bertempat di Ruang Sidang Utama (RSU) kampus I UIN Jakarta.

Zaenal menambahkan, kepada seluruh panitia baik dari pihak kampus maupun rumah sakit UIN Jakarta agar mempersiapkan segalanya. Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru nantinya akan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

“Jalin komunikasi dan koordinasi antar panitia, tidak lupa publikasi juga dioptimalkan agar seluruh maba bisa mengetahuinya. Jangan sampai terjadi mis-komunikasi dan pada akhirnya mampu membuat pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan sedikit terhambat,” imbau Zaenal.

Di tempat yang sama, Direktur RS UIN Jakarta dr Amir Fauzi MARS menegaskan, pemeriksaan kesehatan bagi mahasiswa baru tersebut akan dilaksanakan pasca pengumuman kelulusan jalur Mandiri. Dijelaskannya, bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus melalui jalur SPAN PTKIN dan SNMPTN, juga harus melengkapi hasil pemeriksaan kesehatan pada tiga jenis pemeriksaan kesehatan sebagaimana disebut di atas.

“Kemarin itu hanya hasil tes kesehatan yang terdiri dari pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah. Jadi, hasil pemeriksaannya belum lengkap. Oleh karena itu, mohon dilengkapi dengan hasil pemeriksaan narkoba, tidak buta warna, dan rontgen thorax,” jelas Amir.

“Untuk ketiga pemeriksaan sebagaimana disebutkan, bagi maba yang ingin melakukan pemeriksaan tersebut di rumah sakit lain, kami persilahkan,” jelas Amir.

Di akhir paparannya, Amir Fauzi mengatakan, bahwa tujuan dari pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru yang bekerja sama dengan bagian akademik dan kemahasiswaan serta pusat bisnis ini, adalah bagaimana RS UIN Jakarta mampu menjadi mitra yang baik dan bermutu  dalam memberikan layanan kesehatan bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta.

Sebagai informasi, alur pemeriksaan kesehatan bagi maba diantaranya telah dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru UIN Jakarta, kemudian menyelesaikan persyaratan administrasi masuk di bagian akademik dan kemahasiswaan, lalu membawa bukti print out formulir pemeriksaan kesehatan yang telah disediakan pihak rumah sakit pada AIS, formulir tersebut diserahkan kepada tim SKS RS Syarif Hidayatullah, baru selanjutnya pemeriksaan kesehatan dapat dilaksanakan di rumah sakit mana pun. (lrf)

Share This