Jakarta, BERITA UIN Online – Menjelang musim penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020, UIN Jakarta terus melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah tingkat SMA/MA/SMK di wilayah Jabodetabek. Hal itu dimaksudkan agar UIN Jakarta tetap dikenal di kalangan masyarakat, khususnya para calon mahasiswa baru.

Sosialisasi kampus kali ini dilakukan di kalangan para pelajar kelas 12 SMAN 87 Jakarta Selatan pada Kamis (14/11/2019). Acara sosialisasi digelar selain dalam bentuk presentasi di dalam kelas, juga berupa pameran pendidikan (Edu Fair).

Alhamdulillah, acara sosialisasi di SMAN 87 mendapat respon positif di kalangan pelajar. Mereka juga sangat antusias untuk mengetahui program studi yang ditawarkan UIN Jakarta, termasuk proses dan jalur seleksi masuk serta biaya kuliah,” kata Nanang Syaikhu, salah satu tim sosialisasi dari Humas UIN Jakarta.

Untuk sosialisasi di dalam kelas, UIN Jakarta melakukannya dengan memberikan informasi secara komprehensif di depan para pelajar. Materi informasi di antaranya penjelasan beberapa alasan mengapa harus memilih UIN Jakarta dan status perguruan tinggi berlabel Islam tersebut.

Sedangkan untuk pameran pendidikan, UIN Jakarta membuka stan informasi bersama peserta perguruan tinggi lain. Pameran digelar dengan menampilkan berbagai produk pendidikan, baik yang bersifat akademik maupun non akademik.

“Dalam pameran ini kami juga melibatkan sejumlah alumni SMAN 87 sebagai guest star dan guest lecture,” jelas Nanang.

Nanang mengatakan, UIN Jakarta merupakan salah satu kampus ternama di Indonesia dan bahkan di dunia. Meskipun demikian, popularitas kampus bisa saja kemudian menjadi redup bila tanpa aktif bersosialisasi diri dan terus menerus berpromosi di masyarakat.

Ia mengibaratkan, sebuah produk makanan atau minuman yang terkenal sekalipun namun jika tidak gencar beriklan, boleh jadi akan dilupakan orang. Apalagi di tengah persaingan produk dan merek dagang yang kian kompetitif.

Hal yang sama juga bisa terjadi dengan UIN Jakarta yang kini memiliki banyak kompetitor, baik di tingkat nasional maupun global.

“Nah, agar tidak dilupakan para pemangku kepentingan, maka sudah sewajarnya UIN Jakarta harus gencar dan aktif berpromosi di masyarakat,” ujarnya.

Nanang menilai bahwa untuk mengenalkan UIN Jakarta ke masyarakat secara luas, media sosialisasi dan pameran tersebut cukup efektif sekalipun bersifat internal dan lokal. Karena boleh jadi meskipun dari faktor jarak antara kampus UIN Jakarta dan SMAN 87 tak seberapa jauh, para pelajar belum tentu mengenal banyak dengan UIN Jakarta.

“Ibarat gajah di seberang lautan tampak tapi di pelupuk mata malah tidak kelihatan,” kilanya.

Oleh karena itu, menurut Nanang, gelaran sosialisai dan keterlibatan UIN Jakarta dalam setiap event pameran pendidikan menjadi hal yang niscaya untuk dilakukan.

Event-event seperti ini memiliki momentum yang sangat tepat bagi UIN Jakarta, apalagi pada skala yang bersifat massif,” katanya. (ns)

Share This