Bandung, BERITA UIN Online – Inilah peluang bagi santri berprestasi. Peluang untuk mendapatkan beasiswa dari Kementerian Agama. Kasubdit Pendidikan Pesantren Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Pendidikan Islam Kementerian Agama, Basnang Said, mengatakan jika Kemenag pada tahun ini membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

Dalam Rapat Koordinasi Persiapan PBSB dengan Perguruan Tinggi Mitra di Bandung, pekan silam, ia menyampaikan pihaknya terus melakukan persiapan, salah satunya dengan mengelar Rakor untuk menyusun format seleksi.

“PBSB rencananya akan dilaunching pada 28 Maret mendatang di kampus UGM Yogyakarta,” ungkap Basnang seraya menambahkan tahun ini ada penambahan pilihan program studi (prodi) baru di Kampus UPI Bandung yaitu prodi seni musik dan desain grafis.

Kemenag sudah berkoordinasi dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta terkait PBSB dimaksud. Rencananya, launching akan dilaksanakan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin jika tidak ada halangan.

Menurut Basnang, pihak UGM Yogyakarta sudah menyampaikan kesiapannya menjadi tuan rumah peluncuran program PBSB. UGM telah menjadi mitra PBSB sejak tahun 2006. Saat ini, UGM tercatat sebagai kampus dengan mahasiswa PBSB terbanyak kedua setelah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Total mahasiswanya mencapai 519 santri.

Pihaknya sudah melakukan persiapan. Bahkan pihaknya meminta kepada mahasiswa PBSB di UGM untuk mewarnai agenda launching tersebut dengan mengenakan busana ala santri, yakni sarungan. Launching akan dimeriahkan dengan kehadiran mahasiswa PBSB UIN Yogyakarta serta pengurus Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMORA) Nasional.

“Kita akan tampilkan corak yang berbeda. Kita akan meriahkan acara launching tersebut dengan karakteristik pesantren,” jelasnya sambil menambahkan launching dihadiri pengelola PBSB pada Kanwil Kemenag Provinsi dan 13 Perguruan Tinggi Mitra.

Ditambahkan Basnang, Kemenag akan memberikan bantuan PBSB tahun ini kepada 272 santri berprestasi terpilih. Mereka akan kuliah di13 perguruan tinggi mitra. Masing-masing yakni IPB Bogor, ITS Surabaya, UIN Makassar, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Bandung, UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, UIN Semarang, UNAIR Surabaya, Universitas Cendrawasih Jayapura, UGM Yogyakarta dan UPI Bandung.

“Kita bersyukur kuota beasiswa PBSB tahun ini bertambah dari kuota tahun lalu yang hanya diberikan kepada 157 santri. Nanti akan kita matangkan kembali biaya perkuliahan pada masing-masing perguruan tinggi. Jika prodi yang biaya perkuliahannya tinggi bisa dikurangi, tentunya kuota 272 santri akan bisa bertambah lagi,” ungkap Basnang. (lrf/EAE)

 

Share This