Rektorat, BERITA UIN Online– Himpunan Qori-Qori’ah Mahasiswa (HIQMA) UIN Jakarta turut andil dalam pembentukan sekaligus peresmian Asosiasi Mahasiswa Seni Islami (AMSI).

Asosiasi ini bergerak dalam bidang wawasan al-Qur’an dan Seni Islami Nusantara, pada Rabu (01/11), pukul 13.00 WIB, bertempat di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Hadir dalam peresmian tersebut, utusan dari beberapa perguruan tinggi yang bergulat dalam wawasan al-Qur’an dan Seni Islami, selain HIQMA UIN Jakarta, hadir pula UPTQ UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UPTQ UIN Sunan Maulana Hasanudin Banten, HIQMA UIN Raden Intan Lampung, HTQ IAIN Syekh Nurjati Cirebon, UPTQ IAIN Pekalongan, dan JQH Asy-Syauq IAIN Kudus.

“Selanjutnya, hadir pula UKM Ihfadz Universitas Trunojoyo Madura, JQH ElFahsya ElFebis UIN Walisongo Semarang, JQH AlMizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IQMA UIN Sunan Ampel Surabaya, UPTQ UIN Sunan Ampel Surabaya, dan SR UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” sebut Husain, Penanggung jawab HIQMA UIN Jakarta.

Masih menurutnya, MPQ Universitas Muhammadiyah, Surakarta dan JQH IAIN Samarinda, serta ASC (Alquran Study Club) Universitas Malang pun turut hadir dalam peresmian asosiasi tersebut.

Kepada BERITA UIN Online, Husain meceritakan asal-muasal AMSI didirikan. Menurut Husain, cita-cita mulia pendirian wadah silaturrahim mahasiswa al-Qur’an dan seni Islami ini sebenarnya sudah dibicarakan sejak awal tahun 90-an, pembicaraan tersebut dilanjutkan sekitar tahun 1999.

Di tahun tersebut, bertepatan dengan Safari Haflah yang dilaukan HIQMA UIN Jakarta dengan mengunjungi kampus-kampus sekitar pulau Jawa.

“Baru pada tahun 2007 hingga 2010, saat organisasi-organisasi sejawat ini sudah mulai mapan, diusung kembali isu organisasi nasional ini,” ujar Husain.

Husain menambahkan, selain peresmian AMSI, pada kesempatan tersebut dilakukan pula penunjukkan beberapa ketua sekaligus koordinator di enam wilayah, yaitu Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia bagian timur. (lrf/sf)

 

Share This