Gedung Akademi, BERITA UIN Online – UIN Jakarta berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan sebesar Rp 61.255.600 dari para donatur melalui “UIN Jakarta Peduli Palu”. Pengumpulan dana dilakukan guna membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan sekitarnya.

“Jumlah dana yang terkumpul masih bersifat sementara karena penggalangan dana hingga kini masih berlangsung,” kata Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan (PK) Subarja di gedung Akademik, Rabu (3/10/2018). Ia juga mengatakan bahwa penggalangan dana akan terus dilakukan hingga akhir pekan ini.

“Kita tak punya target berapa dana harus terkumpul. Sementara ini kita masih terima terus hingga akhir pekan mendatang,” lanjutnya.

Subarja mengatakan, seluruh sivitas akademika UIN Jakarta ikut berbela sungkawa atas musibah gempa bumi dan tsunami yang menimba warga Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Rasa duka mendalam dan prihatin juga disampaikan terutama kepada warga sivitas akademika IAIN Palu yang gedung kampusnya ikut mengalami kerusakan parah.

Akibat kerusakan kampus tersebut, proses perkuliahan menjadi terganggu dan mahasiswa tidak dapat belajar untuk sementara waktu. Namun, ia berharap gedung kampus IAIN Palu segera diperbaiki sehingga proses belajar mengajar kembali berjalan normal.

“Kami seluruh warga sivitas akademika UIN Jakarta hanya bisa mendoakan semoga apa yang dialami warga Palu, khususnya sivitas akademika di IAIN Palu, diberi ketabahan serta kesabaran,” ujarnya.

Menurut Subarja, bantuan dari warga sivitas akademika UIN Jakarta untuk korban gempa dan tsunami Palu memang belum difokuskan kepada siapa akan ditujukan. Sebab, hal itu masih belum diputuskan di tingkat pimpinan.

“Sejauh ini kami belum tahu. Apakah secara khusus akan diberikan kepada IAIN Palu ataukah kepada siapa,” katanya.

Seperti diberitakan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya sempat diguncang gempa bermagnitudo 7,4 SR pada 24 September 2018 pukul 18.22 WITA. Gempa yang diiringi gelombang laut atau tsunami setinggi 3 meter itu telah menghancurkan seluruh kawasan, termasuk kampus IAIN Palu. Pada peristiwa dahsyat itu juga dikabarkan lebih dari 1.300 orang kehilangan nyawa dan ratusan orang lain mengalami luka berat dan ringan. (ns)

Share This