Auditorium Utama, Berita UIN Online— UIN Jakarta menggelar wisuda sarjana ke-106, pada Sabtu-Minggu, (04-05/11), bertempat di Auditorium Harun Nasution  Kampus I. Sebanyak 19 orang yang memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbesar dari masing-masing fakultas dipilih sebagai wisudawan terbaik, sejumlah 11 orang berasal dari program sarjana (S1), 6 orang dari program Magister fakultas (S2), satu orang dari Sekolah Pascasarjana (SPs), dan seorang lagi dari Program Doktor (S3) UIN Jakarta.

Dari Salinan data lulusan terbaik yang diterima Berita UIN Online, nama-nama lulusan terbaik untuk jenjang sarjana (S1) pada wisuda ke-106 tersebut diantaranya adalah,

Endah (FITK) dengan IPK 3.86, Nurul Masyithah (FAH) dengan IPK 3.87, E. Ova Siti Sofwatul Ummah (FU) dengan IPK 3.76, Bela Awaliyah Agustian (FSH) dengan IPK 3.82, Khairul Umam (FIDK) dengan IPK 3.78, Nelli Lailiyyatu Alfina (FDI) dengan IPK 3.94, Novella Mayrani Putri (FPSI) dengan IPK 3.78, Erna Putri Lestari (FEB) dengan IPK 3.88, Vishilpy Dimalia (FKIK) dengan IPK 3.64, Rorien Novrina (FISIP) dengan IPK 3.80, dan Siska Nurita (FST) dengan IPK 3.92.

Selain program sarjana, ada 4 lulusan terbaik yang berasal dari program Magister (S2) Fakultas, mereka adalah Zuhripatul Jannah (S2 FU) dengan IPK 3.58, Hatoli (S2 FSH) dengan IPK 3.80, Didin Miftahudin Luthfi (S2 FDI) dengan IPK 4.00, Agus Falahudin Mustafa (S2 FIDK) dengan IPK 4.00.

Sedangkan lulusan terbaik program Magister (S2) Sekolah Pasca Sarjana (SPs) UIN Jakarta, diraih oleh Al- Fauzi (S2) dengan IPK 3.67/ Kumlaude, dan Program Doktor diraih oleh Saparudin dengan meraih IPK 3.73/ Kumlaude.

Di tempat berbeda, Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA mengapresiasi pencapaian para wisudawan dengan memperoleh IPK terbaik di fakultasnya. Selain itu, rektor juga berpesan, agar hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa yang masih menimba ilmu di kampus UIN Jakarta.

“Ini membuktikan keseriusan mahasiswa dalam belajar. Walau bukan menjadi syarat utama kesuksesan ke depan, namun keberhasilan mendapatkan IPK yang tinggi bagi mahasiswa adalah bukti keseriusannya dalam menuntut ilmu,” ujar rektor.

Rektor juga berharap, hal ini menjadi cambuk semangat bagi mahasiswa yang masih belajar di kampus UIN Jakarta, untuk bersungguh-sungguh dalam memperoleh ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum. (lrf)

 

Share This