PENGUMUMAN

ARTIKEL SIVITAS

Momentum Kuasa Rakyat

Rabu, 17 April 2019, merupakan momentum sangat menentukan untuk proses konsolidasi demokrasi di Indonesia. Hari pencoblosan yang berpengaruh besar pada tatanan Indonesia, terutama lima tahun ke depan. Ini sejarah pemilu serentak kali pertama, yang akan memilih...

Babak Akhir Musim Persuasi

Masa kampanye pemilihan umum segera berakhir. Momentum pamungkas musim persuasi ditutup dengan debat pasangan calon presiden-wakil presiden kelima, yang mempertemukan ulang Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. Debat kelima ini menarik karena berada di...

Konsep Keesaan Tuhan Aliran Kepercayaan

Konsep keesaan tuhan juga sudah dikenal di berbagai aliran kepercayaan di Nusantara. Banyak istilah yang digunakan dalam ritual keagamaan mengisyaratkan keesaan Tuhan. Dalam tradisi masyarakat Bugis makkasar, misalnya, sejak dahulu kala sudah menggunakan istilah...

KOLOM REKTOR

Rector’s Inauguration Speech

Assalamu’alaikum Wr. Wb.   I am most grateful to Almighty Allah for giving me the chance to be the Rector of Syarif Hidayatullah State Islamic University (UIN) Jakarta. I pray to Allah that I have the capability to develop UIN Jakarta from the academic, scientific and...

Idul Fitri

Oleh Dede Rosyada MENJELANG berakhirnya Ramadan pun umat Islam di seluruh pelosok dunia masih memperlihatkan gairah keberagamaan yang terjaga. Gairah keberagamaan ini tampak sebagai manifestasi nilai-nilai Ramadan yang dijalani selama satu bulan. Sebuah nilai yang...

Mengapa Memilih

UINJKT?

Universitas Islam Terbesar di Indonesia

UIN Jakarta merupakan perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Indonesia dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Jendela Keunggulan Akademik Islam Indonesia

UIN Jakarta merupakan pusat kajian dan riset dosen serta peneliti yang telah menjadi jendela keunggulan akademik Islam di Indonesia dan masyarakat dunia.

Integrasi Keilmuan, Keislaman, Kemanusiaan, Kemodernan, dan Keindonesiaan

UIN Jakarta merupakan universitas riset yang secara berkelanjutan melakukan eksperimen integrasi antara aspek keilmuan, keislaman, kemanusiaan, kemodernan, dan keindonesiaan, serta akan terus menjembatani dikotomi antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu umum.