Gedung NICT, BERITA UIN Online – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Ali Ramdhani mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qumas membuka Asesmen Kompetensi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya secara virtual di Gedung National Information and Communication Technology (NICT) kampus 2 UIN Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kepala Biro Kepegawaian Kemenag Nuruddin, Kepala Inspektur Wilayah IV Kastolan, dan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum UIN Jakarta Ahmad Rodoni.

Ali Ramdhani mengatakan, seleksi calon JPT Madya di antaranya bertujuan untuk memperoleh input sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Seleksi juga dilakukan guna mengakselerasi peningkatan mutu SDM di Kemenag.

“Seleksi JPT Madya diharapkan akan menghasilkan capaian SDM berkualitas sesuai tuntutan dan harapan masyarakat,” katanya.

Dia juga berharap bahwa SDM yang dihasilkan dari seleksi tersebut harus benar-benar bersih dan kompeten. Jangan sampai terjadi tindakan melawan hukum, seperti korupsi.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) JPT Madya juga harus transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Ahmad Rodoni mengatakan, Kemenag saat ini sedang menuju proses “Kemenag Baru”. Perwujudan Kemenag Baru itu harus dilakukan dengan tekad kuat. Salah satunya melalui transformasi kebijakan di berbagai bidang, sehingga harus didukung oleh semua pihak.

Menurut Rodoni, tekad yang kuat untuk menuju Kemenag Baru antara lain dilakukan dengan penyediaan SDM berkualitas dan berintegritas. Jika SDM-nya berkualitas nanti akan menghasilkan kualitas layanan prima dengan tata Kelola birokrasi yang kredibel dan berwibawa.

Oleh karena itu, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta, tersebut proses asesmen kompetensi calon JPT Madya yang hari ini mulai dilaksanakan merupakan salah satu bukti konkret dari implementasi tekad tersebut. Apalagi seleksi kali ini menggandeng Badan Kepegawaian Negara sebagai mitra seleksi.

“Kebijakan ini patut diapresiasi sebagai salah satu sarana menghasilkan pejabat dengan kualitas, etos kerja, dan integritas tinggi,” katanya.

Asesmen Kompetensi Seleksi Calon JPT Madya akan berlangsung selama empat hari hingga 24 Juni mendatang. Seleksi diikuti oleh sebanyak 33 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Seleksi di antaranya untuk mengisi kekosongan jabatan di beberapa direktur jenderal dan inspektur jenderal Kemenang. (ns)

Foto: Hermanudin (Humas UIN Jakarta)

Share This