Gedung FK, BERITA UIN Online – Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UIN Jakarta Hari Hendarto memimpin pengambilan sumpah 17 dokter baru lulusan tahun akademik 2021/2022. Acara pengambilan sumpah digelar pada Sumpah Dokter ke-40 di Gedung Auditorium Prof MK Tadjudin, Kamis (12/5/2022).

Pengambilan sumpah dokter disaksikan Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, para wakil dekan FK, Ketua Prodi Pendidikan Dokter Achmad Zaky, Ketua Prodi Profesi Dokter Femmy Nurul Akbar, dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia Tangerang Selatan Fajar Siddiq. Hadir pula perwakilan dari beberapa rumah sakit jejaring dari wilayah Jabodetabek serta sejumlah orang tua lulusan.

Pengalungan lencana oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hari Hendarto kepada salah satu lulusan.

Ketujuhbelas dokter yang diambil sumpah terdiri atas 14 wanita dan tiga pria. Sebagian di antara mereka merupakan dokter peraih Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Dengan selesainya pengambilan sumpah dokter ini, kalian sekarang telah resmi menjadi dokter dan berhak menyandang gelar dokter,” ucap Dekan FK, Hari Hendarto.

Para dokter baru lulusan FK itu bersumpah di bawah al-Qur’an. Sambil mengucap janji, mereka juga memegang al-Qur’an yang didekapkan di dada sebelah kanan. Mereka bersumpah sesuai tata cara pengambilan sumpah yang berlaku di FK UIN Jakarta.

Seusai pengambilan sumpah, dua dokter secara simbolis menandatangani piagam Sumpah Dokter. Sementara Dekan FK Hari Hendarto dan Wakil Dekan Bidang Akademik Flori Ratnasari bertindak sebagai saksi.

Para dokter yang sudah diambil sumpah kemudian menerima sertifikat dokter dan kalung lencana dari FK serta selempang bertuliskan nama diri masing-masing.

Rektor Amany Lubis dalam sambutannya menyatakan bangga dan bahagia FK telah kembali meluluskan dokter baru. Ia berharap para dokter baru lulusan FK dapat mengabdikan diri di tengah masyarakat sebagai dokter muslim yang berahklak dan selalu berlandaskan pada al-Qur’an-Hadis.

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menyerahkan sertifikat dokter kepada salah satu lulusan.

Sebagian dokter tersebut, ungkap Rektor, akan kembali ke daerah masing-masing, terutama yang memperoleh beasiswa dari Kemenag dan Pemkab Banyuasin.

“Kalian akan kembali ke daerah dan menjadi dokter di daerah. Kami mendoakan kalian semua sukses berkarier sebagai dokter,” ujarnya.

Rektor juga berterima kasih kepada pimpinan FK, pimpinan RS jejaring, IDI Tangsel, serta para orang tua lulusan atas terselenggaranya acara sumpah dokter tersebut.

Rektor menambahkan, Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter saat ini sudah terakreditasi A dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) Indonesia. Bahkan dalam waktu dekat ini, FK akan menyiapkan pembukaan program pendidikan spesialis pertama untuk Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obsgin) atau Kebidanan dan Kandungan. (ns)

Foto-foto: Hermanudin (Humas UIN Jakarta)

Share This