Hari ini, sungguh menjadi momentum yang sangat membanggakan sekaligus mengharukan karena di hari ini lah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta lahir dan menjadi sebuat entitas besar yang bisa kita banggakan. Di hari inilah, Milad UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang ke 65 kita peringati, di mana tahun ini mengambil tema ”65 Tahun UIN Membangun Indonesia”.

Usia 65 tahun bukanlah waktu yang singkat tapi merupakan proses panjang yang di dalamnya terdapat kesinambungan dan perubahan (continuity and change) dalam bingkai transformasi Pendidikan semenjak bernama ADIA tahun 1957, IAIN tahun 1963, dan UIN tahun 2002. Sepanjang 65 tahun itulah, UIN Jakarta berkontribusi besar bagi bangsa yang kita cintai ini.

Dalam rangka tahaddus binni’mah, rasanya tidak mungkin bagi saya menguraikan ribuan hingga jutaan kontribusi nyata civitas akademika UIN Jakarta bagi bangsa ini, semenjak 65 tahun lalu hingga hari ini, yang ditorehkan oleh para alumni, mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, baik dalam skala kecil maupun besar.

Kiprah Alumni UIN Jakarta berada di hampir semua lini kehidupan bangsa, baik di legislative, eksekutif, dan yudikatif. Banyak tokoh-tokoh bangsa yang berasal dari rahim UIN Jakarta.

Alumni UIN Jakarta juga banyak yang berkontribusi besar menjadi tokoh dan akctor yang mewarnai dunia pendidikan, menjadi tokoh agama baik di lembaga ormas keagamaan terkemuka seperti NU, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia. Juga di TNI dan Kepolisian dan Lembaga Swadaya Masyarakat/NGO dan hampir di seluruh sendi kehidupan bangsa. Alumni UIN Jakarta eksis dan terus memberi warna dan kemanfaatan yang nyata.

Jadi sangatlah wajar bila UIN Jakarta memperoleh pengakuan atas kontribusinya dengan meraih penghargaan *Peringkat Kedua di antara seluruh perguruan tinggi di Indonesia dalam Kategori Universitas Terbaik Indonesia Versi AD Scientific Index*, yang di dasari oleh reputasi para ilmuwan di masing-masing perguruan tinggi.

Jasa dan torehan kontribusi besar UIN Jakarta di atas, seharusnya tdiak membuat kita terlena dan berpuas diri. Malah sebaliknya, kita harus lebih bersemangat dan bekerja keras lagi untuk semakin memaksimalkan kontribusi kita bagi bangsa ini.

Maka dari itu, UIN Jakarta harus terus berusaha mengembangkan diri menjadi lembaga Pendidikan Tinggi Islam kelas dunia dengan reputasi global dengan mengedepankan integrasi keilmuan dan keislaman sehingga mampu menjadi kiblat peradaban islam yang membanggakan.

Pada tahun 2022 ini, UIN Jakarta memasuki tahun ketiga dari rangkaian milestones yang telah kita rancang. Setelah menyelesaikan tahap Capacity Building for Research University sebagai milestone (2015–2019), kini kami memasuki tahap Capacity Strenghthening for Excellent Research University (2020-2024) yang ditandai oleh peningkatan kualitas dan produktivitas riset dan publikasi ilmiah serta tata kelola atau manajemen berbasis good university governance.

Dalam rangka maksimalisasi capaian kinerja yang lebih baik lagi di tahun 2022 maka kami sampaikan beberapa langkah strategis yang akan ditempuh. Pertama, internasionalisasi kampus. Rekognisi UIN Jakarta pada ranah internasional (global) tidak diragukan, namun rekognisi tersebut harus diimbangi oleh keinginan kuat masyarakat internasional untuk terlibat dalam beragam kegiatan UIN Jakarta, mulai perkuliahan, penelitian, pengembangan kelembagaan dan kegiatan akademik lainnya yang menunjukkan brand sekaligus benchmarks kuat UIN Jakarta di kancah internasional.

Kedua, publikasi dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi internasional, dan HKI harus kita maksimalkan lagi.  Kolaborasi dengan para peneliti manca negara bersama dosen maupun mahasiswa tingkat magister dan doktoral UIN Syarif Hidayatullah Jakarta perlu kita tingkatkan dalam rangka menghasilkan berbagai publikasi ilmiah yang berkualitas internasional.

Ketiga, optimalisasi asset dan pengembangan bisnis. Keberlangsungan lembaga pendidikan sebesar UIN Jakarta tidak bisa dilepaskan dari dukungan dana yang besar juga. Sumber dana tidak bisa hanya mengandalkan dari negara, terlebih di tengah ikhtiar kita untuk menjadi PTN Badan hukum. Berbagai upaya harus dilakukan untuk mendapatkan dana dengan cara mengoptimalkan asset yang kita miliki dan pengembangan bisnis dalam beragam bentuknya bagi pengembangan UIN Jakarta.

Keempat, transformasi sistem informasi. Sistem informasi menjadi sentral di tengah integrasi sistem sekaligus keterbukaan sistem sebagai bagian dari pelayanan publik. Kualitas sistem informasi menjadi signifikan untuk memastikan kelancaran dan kecepatan proses pelayanan prima UIN Jakarta sebagai sasaran strategis, terlebih dalam mendukung akselerasi PTN Badan Hukum.

Kelima, optimalisasi peran alumni. Keberadaan lulusan UIN Jakarta yang hadir dalam beragam kehidupan masyarakat, baik pada ranah pemerintahan, swasta, maupun wirausaha merupakan modal yang bisa dikapitalisasi secara positif bagi pengembangan UIN Jakarta.

Keenam, pengembangan sumber daya manusia. Keberhasilan UIN Jakarta tidak terlepas dari sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Pelatihan dan peningkatan kompetensi pegawai (PSKP) sesuai nomenklatur jabatan fungsional dan pelaksana terbaru melalui pendidikan dan pelatihan tersertifikasi, termasuk memberikan kejelasan jenjang karir, prosedur kenaikan pangkat, dan remunerasinya serta adanya insentif bantuan biaya pendidikan. Penerapan sistem reward dan punishment bagi pegawai tenaga pendidik dan kependidikan.

Sekali lagi, kami ingin menghaturkan terima kasih kepada seluruh stakeholder UIN Jakarta baik dari kalangan pelaksana, staf, tenaga kependidikan, dosen, alumni dan mahasiwa atas segenap kontribusi nyatanya membesarkan nama UIN Jakarta yang sekaligus membangun bangsa ini. Selamat Milad ke-65 ADIA/IAIN/UIN Jakarta. Semoga UIN Jakarta terus maju dan sukses menjadi perguruan tinggi bereputasi global dan menjadi kebanggaan kita bersama.

Semoga pula apa yang sudah kita capai saat ini menjadi kemaslahatan bagi UIN Jakarta dalam mengemban tugas-tugas keilmuan dan keislaman. Sedang apa yang kita rencanakan, mudah-mudahan Allah SWT memberikan jalan lapang bagi kita dalam merealisiasikan seluruh harapan tersebut.

Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam memantapkan peran dan kontribusi UIN Jakarta dalam ikut serta membangun bangsa yang kita cintai ini.* (ns)

Naskah ini disampaikan dalam sambutan Dies Natalis ke-65 UIN Jakarta di Auditorium Harun Nasution pada 20 Mei 2022.

Share This