UIN Jakarta Sasar Mahasiswa Thailand

159

Thailand, BERITA UIN Online— UIN Jakarta turut berpartisipasi dalam pameran pendidikan tinggi internasional Thailand yang diselenggarakan di Prince Sonkhla University International Convention Center, Hat Yai, Thailand Selatan, Rabu-Sabtu (16-19/8/2017).  Partisipasi pada pameran bertajuk The 21st Prince Sonkhla University Higher Education Fair diharap terus meningkatkan minat pelajar kawasan mayoritas Melayu Muslim tersebut ke Indonesia.

Tim pameran yang mewakili UIN Jakarta sendiri dipimpin Kepala Bagian Umum Drs. Encep Dimyati MA. Turut mendampingi, Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional Rachmat Baihaky MA, Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani MH, dan Staf Layanan Publikasi dan Dokumentasi Samsuddin S.Kom.

Kepada BERITA UIN Online, Senin (21/8/2017), Encep mengungkapkan banyaknya pelajar Thailand yang mendatangi stan UIN Jakarta. Menurutnya, dari banyak stan perguruan tinggi yang berpartisipasi, stan UIN Jakarta jadi salah satu stan paling banyak didatangi pelajar Thailand.

“Sepertinya, dibanding perguruan tinggi di negara-negara Asia Tenggara lainnya, mereka lebih menyukai kuliah di Indonesia. Selain itu, mungkin karena alasan satu rumpun Melayu dan Muslim, mereka juga banyak bertanya tentang perkuliahan di UIN Jakarta,” paparnya.

Feni menambahkan, selain sistem perkuliahan, fakultas dan program studi, dan lingkungan kampus, para pelajar juga banyak menanyakan tentang peluang beasiswa jika melanjutkan studi ke UIN Jakarta. “Animo peminatannya cukup tinggi,” kata dia.

Data Konsulat RI di Songkhla menyebutkan, jumlah siswa Thailand Selatan yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi ke Indonesia memang tinggi dan terus meningkat tiap tahunnya.  Survei Southern Border Province Administration Officer Center Thailand mencatat, satu dari tiga pelajar Thailand Selatan ingin kuliah di Indoneia.

Hitungannya, jelas Kepala Perwakilan RI di Sonkhla Triyogo Jatmiko, dari 5.510 siswa lululusan berbagai SMA di provinsi berbahasa Melayu tersebut, ada sekitar 2.050 orang siswa melanjutkan pendidikan ke Indonesia. Selain kesamaan identitas Islam, faktor kesamaan Melayu diduga jadi alasan ketertarikan mereka.

“Dan, sedikitnya saat ini terdapat 2500 keluarga warga Thailand alumni sekolah di Indonesia yang berorientasi menyekolahkan anak-anaknya ke Indonesia,” kata Triyogo.

Triyogo sendiri menyampaikan apresiasi atas partisipasi UIN Jakarta dalam ajang tersebut. Menurutnya, ajang ini sangat penting dalam memperkenalkan jasa pendidikan Islam Indonesia yang relatif toleran.

Sementara itu, Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional UIN Jakarta Rachmat Baihaky MA menuturkan, Thailand merupakan negara asal pelajar yang memilih kuliah di UIN Jakarta selain Malaysia, Singapura dan Filipina. “Jumlahnya relatif terus bertambah dari tahun ke tahun,” terangnya. (farah nh/yuni nurkamaliah/zm)