UIN Jakarta Perkuat Rekognisi Internasional

Gedung Auditorium, BERITA UIN Online – UIN Jakarta terus bertekad menjadi universitas yang memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif untuk menuju world class university (WCU). Di antara langkah yang akan diakukan adalah melalui rekognisi internasional dalam berbagai bidang, baik secara kelembagaan maupun sumber daya manusia.

Hal itu dikatakan Rektor Prof Dr Dede Rosyada saat membuka Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta di Auditorium Harun Nasution, Rabu (18/1/2017). Pembukaan Rakerpim bertema “Penguatan Institusi dan Sumber Daya Manusia UIN Jakarta dalam Rangka Rekognisi Internasional” itu dihadiri Ketua Senat Universitas Prof Dr M Atho Mudzhar, para wakil rektor, pimpinan fakultas, dan pejabat lain.

“Rekognisi internasional di antaranya akan memperkuat publikasi internasional yang terindeks Scopus dan penyelenggaran program visiting professor serta fellowship,” ujarnya.

Selain melalui penguatan tadi, UIN Jakarta juga akan mengembangkan otonomi kampus dan penciptaan lingkungan kampus yang lebih humanis. Otonomi kampus dilakukan di antaranya melalui upaya pengalihan status dari satuan kerja Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Sedangkan penciptaan lingkungan kampus yang humanis akan dilakukan melalui penataan kembali zona kampus sehingga terlihat lebih manusiawi.

“Kita sebenarnya punya lahan yang luas di Cikuya, Tangerang, Banten. Namun, UIN Jakarta tak mungkin memusatkan kegiatannya di kawasan itu karena di sini (Kota Tangerang Selatan, Red) sudah punya daya tarik tersendiri,” katanya.

Terkait soal Rakerpim, Rektor menyatakan harapannya agar mampu menghasilkan berbagai keputusan penting dan strategis untuk peningkatan implementasi program kerja UIN Jakarta selama satu tahun ke depan. Rakerpim UIN Jakarta 2017 digelar di Anyer, Serang, Banten, pada 19-21 Januari 2017 dengan agenda utama evaluasi kinerja tahun 2016 dan pemantapan program kerja tahun 2017. (lrf/ns)