UIN Gelar Workshop Kiat Mandiri Menghadapi Masa Pensiun

159Gedung NICT, BERITA UIN Online—Dalam rangka menyiapkan setiap pegawai negeri sipil UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang akan memasuki batas usia pensiun (BUP) menjadi pribadi-pribadi yang mandiri maka Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Perundang-undangan (OKP) Biro Administrasi, Umum dan Kepegawaian (AUK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 28 Agustus 2017  telah menyelenggarakan Workshop pembekalan bagi mereka yang bertempat di Ruang Pertemuan Gedung NICT, Kertamukti, Ciputat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub-bagian Kepegawaian, Ahmadi, SAP, M.Si di ruang kerjanya di kantor Kepagawaian Pusat, Gedung Pusat Administrasi Terpadu, Lantai 2, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Menurut Ahmadi, kegiatan workshop ini dilatarbelakangi oleh adanya calon-calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) dimana di tahun 2017 ini terdapat 10 orang, belum lagi di tahun 2018-2019 yang berjumlah sekitar 15 orang dan juga adanya keinginan untuk bisa membantu memberikan edukasi bagi mereka agar memiliki strategi dan kiat-kiat untuk bisa tetap mandiri menghadapi usia pensiun.

Workshop yang dibuka secara simbolis oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan (PK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Drs. Subarja, M.Pd ini dihadiri oleh seluruh pegawai negeri sipil yang akan memasuki usia pensiun di tahun 2017-2019 dan beberapa undangan dari pejabat struktural dari sejumlah Fakultas yang menangani masalah pensiun. Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber utama yaitu Okta Sutara (PT. Bank Mandiri), Prof. Dr. Abd. Mujib, M.Ag (dekan Fakultas Psikologi), Suranto Sapto Guritno (BKN Pusat), dan Hj. Parmaisuri, SE (Taspen), ujar Ahmadi.

Dalam paparannya, Okta Sutara, narasumber dari Bank Mandiri misalnya, menyampaikan bahwa seluruh pegawai yang akan memasuki masa pensiun sebaiknya memiliki rencana-rencana kegiatan dan usaha paska pensiun sejak dini, sehingga ketika memasuki masa pensiun tidak mengalama shock condition yang bisa memicu berbagai efek negatif.

Kehadiran workshop yang menghadirkan beberapa narasumber penting ini diharapkan menjadi media sosialisasi kiat dan strategi menghadapi masa pensiun yang baik. Semoga kegiatan ini bermanfaat. (SAA).