SPs UIN Jakarta-MUI Tandatangani Kerja Sama Bidang Pengembangan Akademik

 

Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Masykuri Abdillah (kanan) dan Ketua Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia KH Abdullah Jaidi saling bertukar naskah kerja sama seusai ditandatangani. Kiri adalah Ketua MUI KH Ma’ruf Amin. (Foto Dok. SPs UIN Jakarta).

Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Masykuri Abdillah (kanan) dan Ketua Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia KH Abdullah Jaidi saling bertukar naskah kerja sama seusai ditandatangani. Kiri adalah Ketua MUI KH Ma’ruf Amin. (Foto Dok. SPs UIN Jakarta).

Jakarta, BERITA UIN Online – Guna meningkatkan kompetensi akademik di kalangan para calon ulama, Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta menandatangani kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI Jakarta, Selasa (16/8). Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan antara Direktur SPs UIN Jakarta Prof Dr Masykuri Abdillah dan Ketua Pimpinan MUI KH Abdulah Jaidi.

Direktur SPs UIN Jakarta Prof Dr Masykuri Abdillah mengatakan, kerja sama dengan MUI bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para calon ulama dalam mengembangkan akademiknya melalui program pendidikan doktor (S3) bidang pengkajian Islam, khususnya dalam bidang fatwa dan analisa sosial kemasyarakatan. Dalam hal ini, para kader ulama lulusan S2 dapat kembali melanjutkan pendidikan mereka di SPs UIN Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mereka (para calon ulama, Red) yang ingin melanjutkan studi program doktor dapat diterima di SPs UIN Jakarta. Selama studi, mereka kita berikan kurikulum khusus sesuai tujuan peningkatan kompetensi sebanyak 53 sistem satuan kredit semester atau SKS,” jelasnya.

Masykuri berharap program perkuliahan bagi para calon ulama tersebut dapat berjalan sesuai harapan. Sebagai tahap awal, kerja sama akan berlangsung selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Selain untuk meningkatkan kompetensi akademik, para calon ulama juga diharapkan mampu melakukan berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai kapasitas masing-masing.

“Kita ingin  para ulama di masa mendatang tak hanya paham soal agama an sich melainkan juga luas wawasan keilmuan dan inetelektualnya,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara penandatangan tersebut Ketua Program Doktor Prof Dr Didin Saepuddin, Ketua Program Magister Dr JM Muslimin, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin dan dosen SPs UIN Jakarta Dr Sudarnoto Abdul Hakim. (ns)