Senat Universitas Gelar Rapat Pleno Ke-11

159

Senat UIN Jakarta mengadakan rapat pleno XI bersama Rektor UIN Jakarta, Senin (06/02), bertempat di ruang Diorama Auditorium Harun Nasution.

Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Senat UIN Jakarta mengadakan rapat pleno XI bersama Rektor UIN Jakarta, Senin (06/02), bertempat di ruang Diorama Auditorium Harun Nasution. Pertemuan dihadiri oleh senat, wakil senat, rektor, wakil rektor, kepala biro, dan para kepala lembaga UIN Jakarta.

Ketua Senat Universitas, Prof Dr HM Atho Mudzhar dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Prof Dr Dede Rosyada MA, karena tepat satu bulan yang lalu, enam Januari merupakan dua tahun Prof Dr Dede Rosyada MA menjabat sebagai rektor.

“Semoga di bawah kepemimpinan Prof Dr Dede Rosyada MA ini, UIN Jakarta terus mengalami perkembangan dalam berbagai hal. Terutama keilmuan di lembaga ini,” harap Atho.

Ditambahkannya, bahwa agenda pada kesempatan rapat pleno tersebut terbagi menjadi enam bagian. Diantaranya, pembukaan, laporan Ketua Senat Universitas, laporan Rektor UIN Jakarta tentang kebijakan dan informasi perkembangan UIN 2015-2016 serta rancangan ke depan, tanggapan dan saran peserta, acara lain-lain dan terakhir penutup.

“Pada kesempatan rapat pleno kali ini, ada sesuatu yang baru di tubuh senat, yaitu penambahan komisi. Yang semula berjumlah tiga komisi, menjadi empat komisi. Dengan penambahan Komisi Renstra dan Angaran Akademik,” tandas Atho.

Dalam kesempatan sama, Rektor UIN Jakarta, Prof Dr Dede Rosyada MA menyampaikan kepada ketua dan anggota senat yang hadir tentang beberapa pencapaian dan kemajuan yang diraih selama 2015-2016.

Secara umum, dari 11 bagian yang dipaparkan rektor mengalami kemajuan. Walau pun tidak merata seluruhnya naik secara signifikan. Akan tetapi, hal ini membuktikan bahwa cita-cita UIN Jakarta menjadi one of the leading in ASEAN bahkan World Class University bukan isapan jempol semata.

“UIN Jakarta telah mendapatkan sertifikasi AUN-QA. Selanjutnya, kami tengah berusaha untuk mendapatkan assesmen dari QS World University Ranking. Apabila UIN Jakarta telah mendapatkan sertifikasi dari lembaga tersebut, maka UIN Jakarta masuk dalam jajaran 500 universitas kelas dunia,”paparnya.

Ditambahkannya, dengan cita-cita yang akan datang tersebut, diharapkan kontribusi dan kerja keras dari seluruh sivitas akademika agar terus dilakukan. Diantaranya dengan meningkatkan publikasi jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks Scopus. Hal ini demi terwujudnya peneguhan rekognisi dunia sekaligus mengokohkan tradisi riset di UIN Jakarta. (lrf)