Sandwich Program Tahap II Telah Dibuka

Gedung PLKI, BERITA UIN Online— Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) UIN Jakarta kembali menyelenggarakan Sandwich Program (Kelas Sisipan) untuk mahasiswa. Sandwich program ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, yakni dimulai pada bulan Juli sampai Nopember (awal semester ganjil) dan bulan Februari sampai Juni (awal semester genap).

Demikian disampaikan Ketua Pusat Layanan dan Kerjasama Internasional (PLKI) Rachmat Baihaky MA, Jumat (29/04). “Sandwich program ini merupakan kelas kerjasama sisipan antara UIN Jakarta dengan universitas mitra, dimana mahasiswa kedua belah pihak dapat mengikuti mata kuliah tertentu dalam rangka penyelesaian studi minimal satu semester,” ujarnya.

Menurut data yang diterima tim Berita UIN Online, jadwal Sandwich Program adalah sebagai berikut, pengumpulan dokumen mulai pertengahan sampai akhir Februari (untuk semester ganjil) dan pertengahan sampai akhir September (untuk semester genap), seleksi dokumen awal sampai minggu kedua Maret (untuk semester ganjil) dan awal sampai minggu kedua Oktober (untuk semester genap), pengumuman hasil dokumen minggu kedua sampai minggu ketiga Maret (untuk semester ganjil) dan minggu kedua sampai minggu ketiga Oktober (untuk semester genap), Wawancara minggu ketiga sampai akhir Maret (untuk semester ganjil) dan minggu ketiga sampai akhir Oktober (untuk semester genap), pengumuman final akhir Maret (untuk semester ganjil), akhir Oktober (untuk semester genap).

Kemudian, persiapan Aplikasi Visa Awal April sampai Juli (untuk semester ganjil) dan awal November sampai Februari (untuk semester genap), Pelatihan Keberangkatan awal April sampai Juli (untuk semester ganjil) dan awal November sampai Februari (untuk semester genap).

“Mahasiswa UIN yang akan berangkat ke universitas mitra, akan diberikan rangkaian pelatihan keberangkatan, di antaranya pengenalan budaya, persiapan proses imigrasi, pelatihan penulisan karya ilmiah, dan pelatihan bahasa sesuai dengan negara yang dituju” tambah Rachmat.

Sementara itu, pembiayaan program ditanggung oleh UIN Jakarta, meliputi tiket pulang-pergi, biaya kuliah 1 (satu) semester, akomodasi, biaya hidup sehari-hari, biaya buku dan klub mahasiswa. Tuition fee dan akomodasi mahasiswa sandwich program dibayarkan oleh UIN Jakarta sesuai dengan ketentuan yang ada pada universitas mitra. (NJS)