Berikut, Prodi Paling Diminati Pendaftar SPAN PTKIN 2017

Rektorat, BERITA UIN Online— Dari 30 program studi yang ditawarkan UIN Jakarta melalui jalur seleksi SPAN PTKIN 2017, prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menempati posisi tertinggi, dengan jumlah pendaftar sebanyak 8.291 pendaftar. Data tersebut diakses pada, Kamis (06/04), pukul. 10.38 WIB.

Angka tersebut masih bisa beubah, mengingat waktu pendaftaran jalur tersebut masih dibuka dan akan berakhir esok hari, Jumat (07/04).

Demikian disampaikan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Drs H Zaenal Arifin MPdI kepada BERITA UIN. Ditambahkannya, angka tersebut baru melalui satu jalur, masih ada jalur-jalur yang dapat ditempuh, diantaranya SPMB Mandiri UIN Jakarta yang akan dibuka tanggal 10 April 2017.

“Panitia terus melakukan rapat koordinasi dan persiapan-persiapan untuk menghadapi jalur-jalur masuk yang akan dibuka. Hal ini dimaksudkan agar kesalahan yang bersifat teknis seperti tahun-tahun sebelumnya mampu diminimalisir, atau bahkan ditiadakan,” ujar Zaenal.

Di lain tempat, Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi UIN Jakarta Feni Arifiani MH kepada BERITA UIN mengatakan, tim Dokumentasi dan Publikasi UIN Jakarta akan terus memantau dan menginfokan data-data aktual dan paling akhir jumlah pendaftar dari seluruh jalur penerimaan mahasiswa yang disediakan.

“Capaian tersebut, sejalan dengan pencapaian dan perkembangan UIN Jakarta dalam bidang pendidikan dan mutu pelayanan. Selain itu, tim Humas terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Dengan demikian, peminat maupun pendaftar ke UIN Jakarta ada dari seluruh daerah,” jelas Feni.

Memperkuat hal tersebut,  Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA saat membuka rapat persiapan SPMB Mandiri mengatakan, pendaftar ke UIN Jakarta saat ini berasal dari 20 lebih provinsi yang ada di Indonesia.

“Menyikapi fenomena tersebut, UIN Jakarta senantiasa berbenah diri dan meningkatkan kualitas pendidikan serta layanan kepada mahasiswa, dosen, juga seluruh sivitas akademik, agar mampu mengembangkan keilmuan dan keislaman sejalan dengan cita-cita UIN menjadi World Class University (WCU) yang bermanfaat bagi Agama, Nusa, dan Bangsa,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tahun ini, untuk jalur SPAN PTKIN, UIN Jakarta menyediakan kuota sebanyak 1.492 kursi. Angka tersebut memang masih jauh bila dibandingkan jumlah pendaftar. Oleh karenanya, UIN Jakarta terus melakukan pembangunan dan pengembangan di berbagai hal.

“Semoga, tahun-tahun berikutnya UIN Jakarta mampu menampung lebih banyak mahasiwa, tanpa mengesampingkan proses seleksi yang ketat dan mengutamakan kualitas untuk dapat menjadi mahasiswa dan belajar di UIN Jakarta,” jelas rektor.

Sebagai informasi, masih dari data yang sama, selain prodi perbankan syariah, prodi Ekonomi Syariah (FEB) menempati posisi kedua terbanyak pendaftar, yaitu 6441 orang, selanjutnya prodi Komunikasi Penyiaran Islam (FIDK) 4423 orang, Pendidikan Bahasa Inggris (FITK) 3695 orang, Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (FU) 1692 orang, dan Hukum Tata Negara (FSH) sebanyak 1916 orang pendaftar.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bahwa angka tersebut masih akan terus bertambah, dan selanjutnya akan diwartakan kembali angka terakhir setelah jalur SPAN PTKIN 2017 tersebut ditutup. (lrf/mr)