Prodi Perbandingan Mazhab Tawarkan Beasiswa Khusus

Gedung FSH, BERITA UIN Online – Program Studi Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah dan Hukum tahun akademik 2016/2017 membuka kesempatan bagi para lulusan madrasah aliyah dan pondok pesantren di seluruh Indonesia untuk kuliah melalui jalur beasiswa khusus. Namun, jalur tersebut hanya dibuka dengan kuota terbatas, yakni sebesar 40 kursi.

Demikian dikatakan Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Dr Ahmad Tholabi kepada BERITA UIN Online di gedung FSH, Jumat (17/6). Tholabi menambahkan, proses penerimaan melalui jalur beasiswa khusus diatur tersendiri oleh FSH. Artinya, calon peserta tidak sama dengan jalur reguler Ujian Mandiri, baik waktu pendaftarannya maupun seleksinya.

“Proses seleksi para calon peserta beasiswa khusus mekanismenya diatur tersendiri oleh FSH,” katanya.

Menurut Tholabi, syarat untuk dapat diterima sebagai mahasiswa selain lulus seleksi berkas dan ujian tulis, calon peserta juga harus memiliki kemampuan berbahasa Arab dengan baik serta hafal al-Qur’an minimal dua juz. Para calon peserta diprioritaskan dari lulusan madrasah aliyah atau pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Bagi peserta yang diterima, mereka akan mendapatkan biaya studi penuh selama delapan semester dengan syarat IPK minimal 3,” jelasnya.

Pendaftaran beasiswa khusus untuk Prodi Perbandingan Mazhab dibuka sejak sekarang hingga 5 Agustus mendatang. Sedangkan seleksinya dilakukan pada 10-11 Agustus 2016 di gedung FSH kampus 1 UIN Jakarta.

Tahun ini, total kuota peserta yang disediakan Prodi Perbandingan Mazhab sebesar 120 kursi. Jumlah tersebut berasal dari jalur SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, Ujian Mandiri, dan beasiswa khusus. (NS)