PPM UIN Akan Sasar Wilayah Terdampak Kemarau

Gd. PPM, BERITA UIN Online— Program penanggulangan terdampak bencana 2015 Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta bakal menyasar daerah terkena dampak kekeringan parah akibat kemarau. Desa Cikuya, Solear, Kabupaten Tangerang, Banten menjadi prioritas utama program.

Demikian disampaikan Kepala PPM Djaka Badranaya ME, Senin (19/10). Mengutip keterangan berbagai media dan prakiraan cuaca Badan Meteorologi dan Geofisika tahun ini, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menjelaskan, kekeringan akibat kemarau tahun ini cukup parah.

Kualitas keparahannya hampir sebanding dengan dampak yang ditimbulkan oleh banjir seperti berlangsung pada 2014 lalu. Masyarakat di sejumlah daerah sendiri telah merasakan dampak tersebut dengan gagalnya penanaman pertanian hingga kesulitan akses air bersis.

Sementara itu, patokan sasaran program yang dimiliki PPM sendiri adalah penanggulangan bencana, baik disebabkan banjir maupun kemarau. “Dengan kondisi kemarau saat ini, program akan menyasar daerah terdampak paling parah seperti di Cikuya, Tangerang,” katanya.

Nantinya, lanjut dia, sasaran program akan dilakukan dengan pembangunan mesin pompa di beberapa titik utama terdampak. Pembangunan akan diprioritaskan pada wilayah dengan sumber mata air paling potensial sehingga pompa bisa dimanfaatkan warga pada musim penghujan sekalipun.

“Harapan kita, manfaat pompa yang dibangun tidak dinikmati saat ini saja, tapi juga ke depannya,” jelasnya lagi. (ZM)