Penerbit Internasional Terus Lirik Karya Dosen UIN Jakarta

shattariyahGd. Rektorat, Berita UIN Online— Karya akademik dosen-peneliti UIN Jakarta semakin banyak menarik minat berbagai penerbit internasional terkemuka. Mereka tertarik menerbitkan karya-karya tersebut baik berupa buku maupun ulasan. Terbaru, seperti dilansir dari laman http://ppim.uinjkt.ac.id/, Kamis (13/10), tiga buku dosen-peneliti UIN Jakarta berhasil menarik minat penerbit dan akademisi internasional terkemuka.

Ketiganya yaitu, Shattariyah Silsilah in Aceh, Java, and the Lanao Area of Mindanao karya Prof. Dr. Oman Fathurrahman MA; The Politics of Regulating Religion: State, Civil Society and the Quest for Religious Freedom in Modern Indonesia, Ph.D Thesis Dr. Ismatu Ropi; dan, Nurturing the Salafi Manhaj: A Study of Salafi Pesantrens in Contemporary Indonesia, Ph.D Thesis Dr. Din Wahid.

Buku Oman berhasil menarik minat ILCAA-Tokyo University Jepang dan menerbitkannya sebagai buku (2016). Karya ini merupakan hasil riset Oman tentang gerakan dan jaringan tarekat Syattariyah di Asia Tenggara melalui kajian filologis atas 30 manuskrip yang merekam kompleksitas jaringan dan pengaruh tarekat di kalangan elit Muslim Jawa seperti Kyai Hasan Maolani dari Lengkong, Kuningan, Jawa Barat, yang dibuang ke Manado, Sulawesi Utara.

Adapun karya Ismatu Ropi dilirik oleh penerbit Palgrave Macmillan dan segera menerbitkannya dengan judul Religion and Regulation in Indonesia. Buku yang diturunkan dari disertasi doktoral penulisnya di School of Culture, History and Languages, The Australian National University (2012) ini menganalisis hubungan yang sangat kompleks antara negara dan agama di Indonesia, mengkaji intervensi pemerintah pada kehidupan keagamaan sekaligus kasus dan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan urusan agama di Indonesia.

Sementara karya Din yang sebelumnya berhasil dipertahankan sebagai disertasi doktoral di Utrecht University, Belanda (2014), menarik perhatian Margaret Scott. Scott yang juga wartawan sekaligus profesor di Wagner School of Public Service, New York University, memberikan ulasan khusus atas karya Din di The New York Review of Books (27 Oktober, 2016). Menurutnya, pengaruh Arab Saudi terhadap kelompok salafi di Indonesia cukup besar. Dan, Din melalui bukunya mengingatkan bagaimana seharusnya Indonesia merespon fenomena ini sebagai sebuah tantangan besar mengingat pendidikan agama yang mereka ajarkan seringkali menolak gagasan pluralisme dan demokrasi (DAD).

Sebelumnya, beberapa buku dosen-peneliti UIN Jakarta juga telah diterbitkan oleh sejumlah penerbit terkemuka dunia. Ketertarikan para penerbit dan akademisi internasional sepertinya memperpanjang peminatan atas karya-karya peneliti-dosen UIN Jakarta.

Prof. Dr. Bachtiar Effendy, misalnya. Karya Guru Besar Ilmu Politik FISIP yang berjudul Islam and the State in Indonesia menarik minat Ohio University Press dan menerbitkannya tahun 2004. Oleh penerbit di tanah air, buku ini diterbitkan dengan judul Islam dan Negara; Transformasi Pemikiran dan Praktek Politik Islam di Indonesia.

Lalu karya Guru Besar Sejarah Islam, Prof Azyumardi Azra dengan judul buku The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastren ‘Ulama’ in the Seventeenth and Eighteenth Centuries, yang diterbitkan oleh Allen & Unwin, 2004: Australia. Dalam edisi Indonesia, disertasi doktoral di Departemen Ilmu Sejarah, Columbia University, New York (1992) ini diterbitkan dengan judul Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII.

Selanjutnya karya Dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang kini menjadi Assistant Professor and Chair of Middle East and Islamic Studies Department of Religious Studies, University of California Riverside juga sharialegalmenarik perhatian penerbit buku global. Karyanya, Islam and Colonialism: Becoming Modern in Indonesia and Malaya, diterbitkan Edinburgh University Press (2016). Buku  ini menjelaskan bagaimana Muslim dan Kristen Eropa Asia mengembangkan pendekatan modern untuk politik, hukum dan pendidikan yang membentuk dasar bagi pemerintahan dan masyarakat sipil di negara-negara independen Indonesia dan Malaysia yang  menggunakan sejarah komparatif untuk menekankan fitur-fitur umum dan sejajar antara pasukan beragam untuk perubahan.

Sebelumnya, disertasi doktoral Dr. Fuad Jabali MA juga menarik perhatian penerbit buku-buku akademik dunia, E.J. Brill. Penerbit ini menerbitkannya dengan judul The Companions of the Prophet: A Study of Geographical Distribution and Political Alignment (E.J. Brill, 2013). Dalam edisi Indonesia, buku ini diterjemahkan menjadi Sahabat Nabi: Siapa, Ke mana, dan Bagaimana? (Bandung: Mizan, 2004).

Terakhir, Prof. Dr. Arskal Salim GP MA. Beberapa bukunya diterbitkan penerbit internasional seperti Contemporary Islamic Law in Indonesia: Shari’ah and Legal Pluralism (Edinburgh University Press; 2015), The Shift in Zakat Practice in Indonesia: From Piety to an Islamic Socio-Political-Economic System (Silkworm Books, 2008), dan Challenging the Secular State: Islamization of Law in Modern Indonesia (University of Hawaii Press; 2008). (sf/zm)