Orang Tua dan Pelajar di Utara Jakarta Minati UIN Jakarta

159Jakarta Islamic Center, Berita UIN Online— Banyak siswa madrasah dan orang tua siswa dari berbagai sekolah dan pesantren di kawasan utara Jakarta berharap kuliah atau menguliahkan anak-anaknya di UIN Jakarta. Biaya kuliah dengan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa, dan pilihan program studi yang ditawarkan menjadi alasan mereka meminati UIN Jakarta.

Demikian mereka sampaikan saat sharing information UIN Jakarta dalam Jakarta Islamic Education Fair 2017 di Convention Hall Jakarta Islamic Center, Minggu (7/5/2017). Pameran pendidikan Islam pertama yang dihelat Jakarta Islamic Center diikuti belasan perguruan tinggi Islam dan umum se-Jabodetabek. Sharing information sendiri dipandu staf UIN Jakarta Eva Nauli Aprilia dan Zaenal Muttaqin.

Surasmi, misalnya. Perempuan usia 55 tahun ini berharap anak bungsunya yang masih duduk di bangku SMA kelas XI bisa mendaftar masuk dan lolos seleksi di Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran (FKIK) UIN Jakarta. “Anak bungsu saya, sekarang sekolah jurusan IPA Biologi. Selalu ranking tiga besar di sekolahnya. Semoga bisa kuliah di UIN Jakarta,” harapnya.

Surasmi optimistis jika nanti anaknya bisa kuliah di Prodi Kedokteran. Terlebih UIN Jakarta sendiri menggunakan pembayaran UKT. Diketahui, melalui sistem UKT, mahasiswa bisa kuliah di prodi yang diminati dengan beban biaya kelompok pertama Rp 400 ribu. Angka ini jauh lebih rendah dibanding beban biaya sebelum UKT diterapkan.

“Saya cuma buruh cuci. Kalau benar UKT bisa begitu, mudah-mudahan anak saya bisa kuliah kedokteran,” ucapnya sambil berjanji bakal mendorong anaknya lebih giat belajar.

Ahmad, santri Pesantren Daarul Falah, Jakarta Utara, juga mengaku ingin kuliah di UIN Jakarta. Ahmad yang kini duduk di kelas XI Madrasah Aliyah pesantren mengaku keinginannya kuliah di UIN Jakarta karena ingin sukses seperti lulusan perguruan tinggi umum lain tanpa harus kehilangan identitasnya sebagai santri.

“Saya ingin kerja di perbankan. Tapi saya juga ingin tetap bisa ngaji. Nanti saya mau daftar sekolah ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta,” ungkapnya.

Senada dengan Ahmad, Siti Mukminah, siswi Madrasah Aliyah Al-Khairiyah Jakarta Utara juga mengaku tertarik kuliah di UIN Jakarta. Berbeda dengan Ahmad, Siti berniat masuk kuliah di Prodi Ilmu Hukum. “Saya ingin jadi pengacara. Semoga lulus dan bisa kuliah dengan beasiswa,” ucap Siti yang memilih Jurusan IPS di madrasahnya.

Sementara itu, Eva ditemui Berita UIN Online mengungkapkan, animo pelajar dan orang tua yang datang ke stan UIN Jakarta dalam Jakarta Islamic Education Fair 2017 sangat tinggi. Ratusan siswa dan orang tua datang dan meminta informasi perkuliahan di UIN Jakarta.

“Selain informasi perkuliahan, mereka banyak bertanya soal beasiswa, jalur seleksi masuk, dan prospek setelah lulus,” ungkapnya. (Farah/yuni nurkamaliah/zm)