Jalur SPMB Mandiri Dibuka Pertengahan April

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) UIN Jakarta melalui jalur Mandiri untuk program S1 tahun akademik 2017/2018 akan dibuka mulai pertengahan April 2017. Jalur ini menawarkan 58 program studi, baik keagamaan maupun umum, termasuk program profesi.

“SPMB Mandiri dibuka secara resmi mulai 17 April hingga 9 Juni 2017 dan pelaksanaan ujian berlangsung pada 17-18 Juni 2017,” kata Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani kepada BERITA UIN Online di gedung Rektorat, Rabu (8/2/2017).

Ia menjelaskan, calon mahasiswa baru yang diterima pada jalur tersebut berasal dari SMA/SMK/MA dan sederajat lulusan tahun 2015, 2016, dan 2017. Pendaftarannya dilakukan secara online dengan mengisi data pribadi di laman http://spmb.uinjkt.ac.id. Namun, ketentuan untuk dapat mendaftar, setiap calon mahasiswa terlebih dahulu membayar biaya pendaftaran di bank yang ditunjuk, yakni Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

“Setelah membayar, calon mahasiswa akan mendapatkan personal identity number (PIN). Nah, nomor PIN itulah yang digunakan untuk login pendaftaran di laman tersebut,” ujarnya.

Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal hanya dua program studi sesuai minat dan kemampuan. Namun, menurut Feni, untuk beberapa progam studi tertentu, ada ketentuan yang dipersyaratkan. Misalnya saja, jika memilih Program Studi Dirasat Islamiyah, calon mahasiswa harus memiliki beberapa kemampuan, seperti hafal dan lancar membaca al-Qur’an serta dapat menulis, membaca dan memahami bahasa Arab tingkat dasar.

Kemudian, bagi yang memilih program studi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, calon mahasiswa harus dapat membedakan sedikitnya tujuh warna. “Khusus bagi yang memilih Program Studi Ilmu Keperawatan, calon mahasiswa juga harus bertinggi badan 160 sentimeter bagi pria dan 155 sentimeter bagi wanita,” jelas Feni.

Feni menambahkan, berbeda di jalur seleksi lain, pilihan program studi di jalur SPMB Mandiri menggunakan sistem paket atau dikelompokkan ke dalam paket bidang kajian, yakni paket A (agama), B (sosial), C (sains), AB (agama-sains), CB (sains-sosial), dan CA (sains-agama). “Sistem paket dipilih untuk memudahkan panitia dalam sistem penyeleleksian,” katanya. (lrf/ns)