Inilah KULMINASI, Jurnal Ilmiah Mahasiswa UIN Jakarta

Jurnal MahasiswaGedung Kemahasiswaan, Berita UIN OnlinePada acara penganugerahan SAA (Student Achievement Award) Rabu (7/12/2016) lalu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prod. Dr. Yusran Razak menyampaikan sambutan yang terkesan istimewa. Setelah naik ke atas panggung, di sampingnya didirikan tripod dengan pigura yang ditutup kain biru.

“Saat ini, mahasiswa UIN Jakarta akan memiliki jurnal sebagai basis penguatan riset di UIN Jakarta,” ujar Prof. Yusran di hadapan para hadirin yang terdiri dari para Dekan, Wakil Dekan, serta mahasiswa-mahasiswa undangan SAA.

Gemuruh tepuk tangan membahana di Auditorium Utama Harun Nasution. Prof. Yusran membuka kain penutup, tampak pigura yang dijelaskan olehnya. “Dengan ini saya resmikan jurnal ilmiah mahasiswa UIN Jakarta. Jurnal ini adalah karya mahasiswa, dinamakan KULMINASI,”. Tak lama, para redaktur jurnal mahasiswa dan beberapa pengelola kampus naik ke panggung dan berfoto bersama Warek III yang memegang cetakan jurnal.

Jurnal KULMINASI ini diinisiasi oleh beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Pelatihan Riset Mahasiswa yang diselenggarakan Kemahasiswaan UIN Jakarta. “Pelatihan riset dan karya ilmiah yang diselenggarakan beberapa bulan lalu diharapkan menjadi pemacu semangat teman-teman mahasiswa dalam menggerakkan gairah ilmiah di UIN Jakarta,” tutur Khoirul Umam, salah satu petugas administrasi yang mengurusi pelatihan riset mahasiswa ini di Gedung Kemahasiswaan kepada BERITA UIN.

Selanjutnya, jurnal KULMINASI ini berisi himpunan artikel dari pelbagai disiplin keilmuan. Tercatat ada 10 artikel ilmiah yang dimuat di jurnal ini, baik dari bidang studi agama, politik internasional, ekonomi, pendidikan, juga biologi. Sebagaimana dituturkan oleh Alvin Nur Choironi, ketua tim jurnal KULMINASI, penyusunan jurnal ini diharapkan tidak berhenti pada peluncuran saja.

“Selanjutnya kami berharap, di masa-masa selanjutnya KULMINASI bisa lebih dikenal oleh masyarakat UIN khususnya mahasiswa, sehingga dapat menjadi saluran karya-karya intelektual mereka,” ujar mahasiswa prodi Ilmu Al Quran dan Tafsir ini. “Selanjutnya, kami akan coba mempublikasikan jurnal ini ke sivitas akademika UIN, dan mendiskusikannya lebih lanjut dengan LP2M dan PPIM UIN Jakarta,” imbuhnya.

Alasan mengapa jurnal ini dinamakan KULMINASI, sebut Alvin, adalah usaha mahasiswa melalui jurnal ini untuk mencapai kulminasi atau puncak interaksi keilmuan, intelektual serta dialog multidisipliner, khususnya di kalangan mahasiswa.

Selain kegiatan peluncuran jurnal ilmiah mahasiswa, SAA 2016 lalu menganugerahkan penghargaan untuk kurang lebih 230 prestasi mahasiswa dari berbagai kriteria dan kategori. Kategori yang mendapat penghargaan adalah di bidang kompetisi dan pembicara berskala nasional maupun internasional, karya tulis, aksi sosial dan hafiz Al-Quran. (lrf/Iqbal Syauqi)