Inilah Capaian Dikjar 2015

Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA membuka secara resmi Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta tahun 2016 di Auditorium Utama, Rabu (10/02). Sepanjang 2015, UIN Jakarta berhasil mencatatkan kinerja sektor pendidikan dan pengajaran (dikjar) dengan membanggakan.

Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA membuka secara resmi Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta tahun 2016 di Auditorium Utama, Rabu (10/02). Sepanjang 2015, UIN Jakarta berhasil mencatatkan kinerja sektor pendidikan dan pengajaran (dikjar) dengan membanggakan.

Auditorium UtamaBERITA UIN Online— UIN Jakarta berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian prestasi kinerja yang membanggakan di sektor pendidikan dan pengajaran (dikjar). Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada, MA berharap prestasi yang sudah dicapai bisa ditingkatkan.

Data Laporan Kinerja 2015 UIN Jakarta yang dikutip BERITA UIN Online, Rabu (10/02),  kinerja sektor dikjar mencakup empat bidang. Keempatnya, yakni akreditasi prodi, kualifikasi dosen S3, kualifikasi lulusan, dan kualitas mengajar dosen.

Pada bidang akreditasi prodi, UIN Jakarta berhasil mencatatkan skor rata-rata akreditasi 342 atau hanya kurang 2 poin dari target 350 seperti dicatatkan dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) 2015. Pencapaian ini diperoleh dari 26 prodi berakreditasi A, 36 Prodi berakreditasi B, dan hanya 3 Prodi berakreditasi C.

“Tahun ini, saya berharap 75% dari Prodi berakreditasi B bisa berubah menjadi A. Begitu juga prodi yang masih berakreditasi C untuk segera kita naikan,” kata rektor.

Bidang kualifikasi dosen, dari target 26% pertambahan dosen lulusan doktor, UIN Jakarta berhasil mencatatkan pertumbuhan 29.41%. Dengan pencapaian ini, 283 orang dari 1.055 dosen UIN Jakarta sudah bergelar doktor, baik lulusan perguruan tinggi terkemuka dalam maupun luar negeri. “Ke depan, pertambahan dosen S3 akan terus kita tingkatkan,” ujar rektor.

Di sisi kualifikasi lulusan, jumlah sarjana lulusan UIN Jakarta tahun 2015 dengan Indeks Prestasi Kumulatif di atas 3.00 mencapai 4.124 orang dari total lulusan tahun yang sama sebanyak 4.599 orang. Jumlah ini setara dengan 88.37% lulusan UIN Jakarta ber-IPK 3.00 ke atas atau 19.7% lebih tinggi dari target 70%.

Sementara capaian kualitas mengajar dosen, indeks kepuasan mahasiswa atas kualitas pengajaran dosen mencatatkan skor 3.27 atau setara dengan predikat ‘amat baik’. Skor ini lebih tinggi 0.27 poin dari target 3.00 pada IKU 2015.

“Dengan berbagai capaian sepanjang 2015, saya berharap kinerja sektor dikjar bisa terus ditingkatkan,” harap rektor. (sf/njs)