Bahasa VersionEnglish VersionArabic Version
  • Decrease font size
  • Reset font size to default
  • Increase font size
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Pengumuman SPMB Mandiri 2014Workshop PPIMConference PPIMPengumuman lulus UM PTAIN 2014Banner Pembibitan Kemahasiswaan

AGENDA

Home Arsip Berita Utama Kurikulum 2013: Pendidikan Agama di SD Ditambah 2 Jam
Kurikulum 2013: Pendidikan Agama di SD Ditambah 2 Jam PDF Cetak E-mail

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online-- Pendidikan Agama dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di Sekolah Dasar (SD) pada Kurikulum 2013 akan ditambah jam pelajarannya, dari 2 jam menjadi 4 jam selama sepekan. “Mulai 2013, kita akan melaksanakan Kurikulum 2013. Pendidikan Agama ditambah 2 jam. Demikian juga PPKN,” ujar Direktur Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Selasa (19/3/2013).

Dijelaskannya, pelaksanaan Kurikulum 2013 untuk SD direncanakan 30 persen. Selanjutnya untuk tahun 2014 sampai dengan 2015, pelaksanaan kurikulum itu berlaku 100 persen. “Sedangkan untuk tingkat SMP, SMA dan SMK berlaku 100 persen sejak 2013,” kata Guru Besar Universitas Negeri Malang (UNM) itu.

Ibrahim menegaskan, terdapat perubahan yang revolusioner pada Kurikulum 2013 dibanding dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya. “Pada kurikulum 2013 ini kita lebih menekankan pada aspek pembentukkan karakter atau akhlakul karimah. Pembentukkan karakter itu harus dimulai dari SD,” katanya.

Sangat mustahil, sambung dia, pendidikin di tingkat SMP, SMA dan SMK menjadi baik jika pendidikan di tingkat SD buruk. Karena itu, pendidikan karakter perlu dipersiapkan sejak dini dengan baik.

Menurutnya, untuk mengubah kurikulum sebelumnya diperlukan perjuangan yang luar biasa. “Selain harus berdebat dengan para akademisi, pengamat pendidikan, juga bisa meyakinkan kepada wakil presiden,” ungkap Ibrahim.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Akademik, Nurlena Rifai PhD, menyatakan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sengaja menggelar acara ini untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa FITK tentang gambaran dan tantangan Kurikulum 2013.

“Kurikulum 2013 harus kita pahami bersama, sehingga tantangan ke depan bisa dihadapi. Tantangan pendidikan ke depan lebih berat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kurikulum 2013 bagaimanapun harus dihadapi karena telah menjadi kebijakan pemerintah. “Kita harus bisa menjadikan kurikulum sebagai realitas, tapi juga harus kompetitif,” sambung dia.

Acara Stadium General bertajuk “Implementasi, Arah dan Kebijakan Kurikulum 2013” ini dihadiri ratusan mahasiswa FITK, para kepala sekolah, dosen dan tamu undangan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Jurusan Kependidikan Islam FITK bekerjasama dengan Direktorat SD Kemendikbud. (Dewi Antariksa/Saifudin)

 
FacebookTwitter

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod