Zikir Bersama untuk Korban Situ Gintung

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 Lapangan Situ Gintung, UINJKT Online – Ratusan umat Islam menghadiri zikir dan doa bersama di lapangan bola Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Jumat (3/4). Zikir dan doa bersama ini digelar sebagai wujud kepedulian bagi para korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

Zikir dan doa bersama dipimpin Ustadz M Arifin Ilham. Tampak hadir Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Pejabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT, dan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat. Acara ini digagas Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta bekerja sama dengan Majelis Az-Zikra.

Atut dalam sambutannya mengatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warganya. Ia juga meminta agar para korban tabah dengan apa yang telah digariskan Allah. “Musibah ini  sebagai ujian agar para korban dapat mengambil pelajaran positif dari peristiwa tersebut,” katanya.

Tanggul Situ Gintung jebol pada Jumat pekan lalu. Jebolnya tanggul mengakibatkan 100 orang meninggal, 70 orang dinyatakan hilang, ratusan terluka dan sedikitnya 319 rumah rusak. (ns)

 

 

 

 

Zikir Bersama untuk Korban Situ Gintung

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 Lapangan Situ Gintung, UINJKT Online – Ratusan umat Islam menghadiri zikir dan doa bersama di lapangan bola Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Jumat (3/4). Zikir dan doa bersama ini digelar sebagai wujud kepedulian bagi para korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

Zikir dan doa bersama dipimpin Ustadz M Arifin Ilham. Tampak hadir Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Pejabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT, dan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat. Acara ini digagas Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta bekerja sama dengan Majelis Az-Zikra.

Atut dalam sambutannya mengatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warganya. Ia juga meminta agar para korban tabah dengan apa yang telah digariskan Allah. “Musibah ini  sebagai ujian agar para korban dapat mengambil pelajaran positif dari peristiwa tersebut,” katanya.

Tanggul Situ Gintung jebol pada Jumat pekan lalu. Jebolnya tanggul mengakibatkan 100 orang meninggal, 70 orang dinyatakan hilang, ratusan terluka dan sedikitnya 319 rumah rusak. (ns)