Yayan Sofyan: Pengawas UN Harus Jaga Citra Kampus

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Auditorium, BERITA UIN Online – Kepercayaan terhadap kampus UIN Jakarta untuk menjadi koordinator pegawas pelaksanaan ujian nasional (UN) oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan Pemerintah Provinsi Banten di Kota Tangerang Selatan harus dijaga oleh para pengawas lapangan. Hal itu untuk memberikan citra positif kampus, baik di mata panitia pusat penyelenggara maupun satuan pendidikan tempat pelaksanaan UN.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Tim Pengawas Independen (TPI) Kota Tangsel, Dr Yayan Sofyan, saat memberikan pengarahan dan penjelasan teknis mengenai pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MA di depan ratusan pengawas kampus di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Kamis (11/4). Pengarahan tersebut dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dra Retih Indarsih.

“Para pengawas independen harus menjaga citra kampus sehingga pelaksanaan UN dapat berjalan tertib, aman, jujur, dan kondusif,” katanya.

Menurut dia, dalam pelaksanaan UN yang akan berlangsung selama tiga hari bagi siswa SMK dan empat hari bagi siswa SMA/MA mulai Senin (17/4) besok itu, para pengawas diminta konsisten dan bertanggung jawab. Sikap itu harus ditunjukkan dengan menjaga disiplin waktu, seperti tiba di satuan pendidikan lebih awal. “Pengalaman tahun lalu ada laporan bahwa para pengawas sering datang terlambat. Nah, tahun ini kejadian serupa diharapkan tidak terulang lagi,” tandas Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Jakarta itu.

Sesuai jadwal, naskah soal UN akan tiba di rayon masing-masing pada Minggu (14/4) pagi. Sedangkan waktu ujian berlangsung mulai Senin (15/5) pukul 07.30. Karena itu, menurut Yayan Sofyan, para pengawas yang bertugas harus sudah berada di rayon lebih awal dari jadwal ujian.

Di Kota Tangsel, imbuh Yayan, terdapat sembilan rayon yang ditunjuk sebagai tempat penyimpanan naskah. Sedangkan satuan pendidikan yang menjadi tempat penyenggaraan UN terdapat 130 sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Secara teknis, naskah soal dari rayon akan didistribusikan ke satuan pendidikan masing-masing antara pukul 05.00 hingga 06.00. Jadi, setiap petugas pengawas diharapkan Subuh sudah berada di rayon-rayon tersebut,” tandasnya. (ns)