Workshop Skill for Learning and Research Digelar Sheridan College Canada di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Sheridan CollegeGedung Rektorat, Berita UIN Online– UIN Jakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) akan menggelar Workshop Skill for Learning and Research pada Rabu, 25 Mei 2016, pukul 09.00-12.00 di ruang Diorama Gedung Auditorium Harun Nasution.

“Acara ini terbuka untuk seluruh dosen UIN Jakarta, maksimum 100 peserta dan mohon untuk registrasi dari sekarang,” ujar Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional Rachmat Baihaky MA di ruang kerjanya, Senin (23/5/2016).

Bagi yang berminat, lanjut Baihaky, segera mendaftar melalui sms/Whatsapp ke Ibu Arnis Silvia di nomor 085649752527 dengan format nama (spasi) fakultas (spasi) DAFTAR (spasi) WORKSHOP (spasi) 21st (spasi) Century (spasi) Skill.

Baihaky menambahkan, para dosen UIN Jakarta diharapkan bisa bergabung dalam acara tersebut, mengingat Sheridan adalah salah satu lembaga pendidikan paling berpengaruh dalam dunia belajar mengajar di Canada.

“Sebagai contoh, semua lulusan tahun 2014 dari Jurusan IT diboyong untuk bergabung dalam menggarap proyek Pixar dalam pembuatan film-film animasi. Tentu ini menjadi pengalaman luar biasa dari Sheridan dalam memproyeksikan mahasiswanya di dunia industri kreatif melalui proses belajar mengajar di kelas,” tegasnya.

Dalam acara tersebut dihadirkan dua orang pembicara, yaitu Michael Cassidy dari Sheridan College Canada dengan tema “Tantangan di Abad 21 dan Keterampilan yang Perlu Dikuasai untuk Bersaing di Abad 21.” Narasumber kedua Ketua LP2M Prof Dr M Arskal Salim GP MA dengan tema Keterampilan di Abad 21 dalam Bidang Penelitian.”

Michael Cassidy sendiri adalah sosok berpengaruh dalam merombak iklim belajar di Sheridan, hingga seperti saat ini. Dia seorang mualaf di tahun 2001, merasa bangga bisa bekerja sama dengan Universitas Islam terbesar di Asia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sebagai informasi, workshop ini diadakan secara cuma-cuma di UIN Jakarta. Di Canada, Cassidy membandrol biaya sebesar 10.000 CAD, atau sekira Rp 103.660.140.

“Untuk Saudara-saudaraku di UIN Jakarta Indonesia kami gratiskan,” ujar Cassidy beberapa waktu yang lalu.

Sementara Arskal Salim selain sebagai Ketua LP2M dan Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, termasuk lima akademisi peneliti UIN Jakarta yang masuk dalam 750 Scientist Indonesia yang dilansir Webometrik Ranking of World University versi Google Scholar Citations (GSC) berdasar hasil penelitian, publikasi, dan pengutipan yang terekam dalam Google Scholar per Mei 2015. (mf)