Wimax dan LTE Bersaing Ketat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Abdullah Suntani

 

FST, UIN Online – Teknologi Wimax Mobile dan LTE (Long Term Evolution) kini tengah bersaing ketat. Wimax yang lebih dulu lahir daripada LTE lebih dikenal di pasar, sementara LTE yang menjanjikan kualitas lebih baik dari Wimax kini tengah mengejarnya.

 

Hal itu disinyalir praktisi Teknologi Telekomunikasi Seluler Abdullah Yusuf Pulungan MSc dalam Kuliah Umum bertema Trend Teknologi 4G: Wimax Vs LTE (Long Term  Evolution), yang diselenggarakan Progran Studi Teknik Informatika di Ruang Teater, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Kamis (05/11).

 

“Wimax merupakan keluaran dari Wimax Forum, sebuah organisasi yang berawal dari komunitas internert, dan LTE. Dari sisi teknologi, keduanya sama mengacu pada teknologi nirkabel pita lebar (wireless broadband). Namun pengguna LTE dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload video high definition (kapasitas tinggi) dan konten-konten media lainnya, mengakses e-mail dengan attachment besar serta dapat bergabung dengan video conference di manapun dan kapanpun”, kata Yusuf.

 

Selain itu, LTE merupakan pengembangan dari GSM dan CDMA, diprediksi akan mudah malakukan penetrasi ke pasar, karena kedua jaringan trsebut sudah meluas dan mendominasi diseluruh belahan dunia. Namun Wimax lebih ekonomis untuk pengembangan jaringan baru di wilayah-wilayah pedesaan, karena memiliki biaya investasi yang jauh lebih murah.

 

“Tingkat persaingan teknologi ini masih panjang, Wimax lebih siap dibanding LTE, sedangkan LTE akan berkembang setelah tahun 2010. hal ini tidak bisa diprediksi bagaimana prospek teknologi keduanya dan siapa yang akan memenangi persaingan ini, hanya waktulah yang akan menentukan teknologi mana yang akhirnya dipilih masyarakat”, tegas praktisi teknologi seluler itu. []

Wimax dan LTE Bersaing Ketat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Abdullah Suntani

 

FST, UIN Online – Teknologi Wimax Mobile dan LTE (Long Term Evolution) kini tengah bersaing ketat. Wimax yang lebih dulu lahir daripada LTE lebih dikenal di pasar, sementara LTE yang menjanjikan kualitas lebih baik dari Wimax kini tengah mengejarnya.

 

Hal itu disinyalir praktisi Teknologi Telekomunikasi Seluler Abdullah Yusuf Pulungan MSc dalam Kuliah Umum bertema Trend Teknologi 4G: Wimax Vs LTE (Long Term  Evolution), yang diselenggarakan Progran Studi Teknik Informatika di Ruang Teater, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Kamis (05/11).

 

“Wimax merupakan keluaran dari Wimax Forum, sebuah organisasi yang berawal dari komunitas internert, dan LTE. Dari sisi teknologi, keduanya sama mengacu pada teknologi nirkabel pita lebar (wireless broadband). Namun pengguna LTE dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload video high definition (kapasitas tinggi) dan konten-konten media lainnya, mengakses e-mail dengan attachment besar serta dapat bergabung dengan video conference di manapun dan kapanpun”, kata Yusuf.

 

Selain itu, LTE merupakan pengembangan dari GSM dan CDMA, diprediksi akan mudah malakukan penetrasi ke pasar, karena kedua jaringan trsebut sudah meluas dan mendominasi diseluruh belahan dunia. Namun Wimax lebih ekonomis untuk pengembangan jaringan baru di wilayah-wilayah pedesaan, karena memiliki biaya investasi yang jauh lebih murah.

 

“Tingkat persaingan teknologi ini masih panjang, Wimax lebih siap dibanding LTE, sedangkan LTE akan berkembang setelah tahun 2010. hal ini tidak bisa diprediksi bagaimana prospek teknologi keduanya dan siapa yang akan memenangi persaingan ini, hanya waktulah yang akan menentukan teknologi mana yang akhirnya dipilih masyarakat”, tegas praktisi teknologi seluler itu. []