Victor Zmatar: Turki Bepreran Aktif Damaikan Timur Tengah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, UIN OnlineDuta Besar Libanon untuk Indonesia Dr Victor Zmatar dalam kuliah umumnya di Diorama UIN Jakarta, Senin (24/5) mengatakan, Turki modern memiliki peran penting dalam upaya perdamaian Timur Tengah. Kegigihan Turki tampak setelah Perdana Menteri Erdo?an membuka kerjasama dan menyatukan berbagai Negara Arab.

“Turki adalah salah satu negara yang berproses menjadi negara super power. Setelah Perdana Menteri Erdo?an beserta kabinetnya membuka sesi baru, hubungan kerjasama dengan negara-negara Arab menjadi lebih erat. Kerjasama ini merupakan terobosan baru dan merupakan kabar baik untuk dunia Muslim,” kata Zmatar dalam ceramahnya bertema “Arab-Turkish Relations in History and the Present Time”.

Kuliah umum yang dihadiri Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab, Afganistan, Sekretaris Dubes Libya, Suriya, Rektor, dosen, dan mahasiswa UIN Jakarta  itu diorganisir oleh Fethullah Gulen Chair UIN Jakarta.

Fetullah Gulen Chair adalah sebuah lembaga yang berdedikasi mengenalkan pemikiran Fethullah Gulen. Fetullah Gulen dengan karakter karismatiknya mengajarkan pada pengikutnya tentang dunia sebagai tempat pelayanan terhadap kebenaran. Hingga saat ini, pergerakan Gulen telah berhasil mendirikan hampir ribuan sekolah bertaraf internasional di hampir seratus negara di dunia.[]  Jamilah

Victor Zmatar: Turki Bepreran Aktif Damaikan Timur Tengah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, UIN OnlineDuta Besar Libanon untuk Indonesia Dr Victor Zmatar dalam kuliah umumnya di Diorama UIN Jakarta, Senin (24/5) mengatakan, Turki modern memiliki peran penting dalam upaya perdamaian Timur Tengah. Kegigihan Turki tampak setelah Perdana Menteri Erdo?an membuka kerjasama dan menyatukan berbagai Negara Arab.

“Turki adalah salah satu negara yang berproses menjadi negara super power. Setelah Perdana Menteri Erdo?an beserta kabinetnya membuka sesi baru, hubungan kerjasama dengan negara-negara Arab menjadi lebih erat. Kerjasama ini merupakan terobosan baru dan merupakan kabar baik untuk dunia Muslim,” kata Zmatar dalam ceramahnya bertema “Arab-Turkish Relations in History and the Present Time”.

Kuliah umum yang dihadiri Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab, Afganistan, Sekretaris Dubes Libya, Suriya, Rektor, dosen, dan mahasiswa UIN Jakarta  itu diorganisir oleh Fethullah Gulen Chair UIN Jakarta.

Fetullah Gulen Chair adalah sebuah lembaga yang berdedikasi mengenalkan pemikiran Fethullah Gulen. Fetullah Gulen dengan karakter karismatiknya mengajarkan pada pengikutnya tentang dunia sebagai tempat pelayanan terhadap kebenaran. Hingga saat ini, pergerakan Gulen telah berhasil mendirikan hampir ribuan sekolah bertaraf internasional di hampir seratus negara di dunia.[]  Jamilah