Universitas Tak Lengkap Tanpa Buku

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Mandiri, UIN Online – Sebuah universitas belum sempurna jika di dalamnya tanpa ada toko buku atau perpustakaan. Karena itu hadirnya Mizan Book Corner yang menyediakan buku untuk kebutuhan belajar mahasiswa diharapkan dapat menjadi sumber peradaban.

“Di negara-negara maju seorang profesor malah bekerja sama dengan penerbit buku. Tujuannya agar mahasiswa dapat memiliki buku yang dianjurkan profesornya untuk kepentingan belajar,” kata Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat saat meresmikan pembukaan Mizan Book Corner (toko buku Mizan) di lantai dua Gedung Mandiri, Rabu (7/4). Tampak hadir Direktur Utama PT Mizan Media Utama Dr Haidar Bagir serta sejumlah pejabat UIN Jakarta.

Menurut Rektor, UIN Jakarta bekerja sama dengan Mizan dalam pengadaan buku-buku ajar mahasiswa atau buku lain sebagai sumber referensi. Dengan adanya Mizan Book Corner di dalam area kampus UIN Jakarta diharapkan mahasiswa dapat membeli buku-buku yang dibutuhkan secara murah dan mudah.

Sementara itu keberadaan toko buku yang berada di atas Gedung Bank Mandiri di UIN Jakarta,  menurut Rektor, menandakan bahwa ilmu harus dijunjung tinggi dan bank, sebagai simbol kapitalisme, berada di bawah.

“UIN Jakarta itu hakikatnya sebagai instrumen. Ke atas ia memiliki akses yang berhubungan dengan para pejabat tinggi negara. Adapun akses ke bawah di antaranya melalui kehadiran toko buku (Mizan) ini,” ujarnya.

Peresmian grand opening Mizan Book Corner ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan tumpeng oleh Rektor. Dalam kesempatan itu juga ditandatangani kerja sama antara UIN Jakarta dengan PT Mizan Media Utama dalam bentuk sewa tempat, penyelenggaraan seminar, dan penerbitan buku. Secara simbolis, Mizan juga menyerahkan sejumlah buku untuk disumbangkan ke perpustakaan UIN Jakarta. (ns)

Universitas Tak Lengkap Tanpa Buku

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Mandiri, UIN Online – Sebuah universitas belum sempurna jika di dalamnya tanpa ada toko buku atau perpustakaan. Karena itu hadirnya Mizan Book Corner yang menyediakan buku untuk kebutuhan belajar mahasiswa diharapkan dapat menjadi sumber peradaban.

“Di negara-negara maju seorang profesor malah bekerja sama dengan penerbit buku. Tujuannya agar mahasiswa dapat memiliki buku yang dianjurkan profesornya untuk kepentingan belajar,” kata Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat saat meresmikan pembukaan Mizan Book Corner (toko buku Mizan) di lantai dua Gedung Mandiri, Rabu (7/4). Tampak hadir Direktur Utama PT Mizan Media Utama Dr Haidar Bagir serta sejumlah pejabat UIN Jakarta.

Menurut Rektor, UIN Jakarta bekerja sama dengan Mizan dalam pengadaan buku-buku ajar mahasiswa atau buku lain sebagai sumber referensi. Dengan adanya Mizan Book Corner di dalam area kampus UIN Jakarta diharapkan mahasiswa dapat membeli buku-buku yang dibutuhkan secara murah dan mudah.

Sementara itu keberadaan toko buku yang berada di atas Gedung Bank Mandiri di UIN Jakarta,  menurut Rektor, menandakan bahwa ilmu harus dijunjung tinggi dan bank, sebagai simbol kapitalisme, berada di bawah.

“UIN Jakarta itu hakikatnya sebagai instrumen. Ke atas ia memiliki akses yang berhubungan dengan para pejabat tinggi negara. Adapun akses ke bawah di antaranya melalui kehadiran toko buku (Mizan) ini,” ujarnya.

Peresmian grand opening Mizan Book Corner ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan tumpeng oleh Rektor. Dalam kesempatan itu juga ditandatangani kerja sama antara UIN Jakarta dengan PT Mizan Media Utama dalam bentuk sewa tempat, penyelenggaraan seminar, dan penerbitan buku. Secara simbolis, Mizan juga menyerahkan sejumlah buku untuk disumbangkan ke perpustakaan UIN Jakarta. (ns)