UIN Terima CPNS Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, UIN Online – Sedikitnya 47 calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi UIN akan direkrut tahun ini. Dari jumlah itu, dua di antaranya untuk formasi tenaga teknisi golongan III/a. Selebihnya adalah dosen golongan III/b dari berbagai disiplin ilmu.

Dalam rapat panitia penerimaan CPNS di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Jumat (2/10), Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar mengharapkan pelaksanaan penerimaan CPNS baru tahun ini dapat dilakukan secara transparan, bagus, dan profesional. Sebab, jika hal itu dicapai akan menambah nilai plus bagi UIN sehingga di tahun-tahun mendatang quota yang diberikan dapat lebih banyak lagi.

“UIN ini selalu menjadi barometer bagi UIN/IAIN/STAIN lain di daerah dalam penerimaan CPNS. Jadi saya harapkan pelaksanaannya lebih baik dan profesional,” ujarnya.

Hal yang sama ditegaskan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK) Drs Hamid Sholihin. Ia mengatakan, selain baik dan profesional penerimaan CPNS baru tahun ini juga harus dilayani dengan baik dan sejelas mungkin. Karena itu, seluruh persyaratan dan ketentuan perlu disampaikan secara terinci sehingga tidak menimbulkan banyak pertanyaan dari pelamar.

“Mereka (pelamar, Red) biasanya berasal dari berbagai suku dan adat serta memiliki karakter yang berbeda. Jadi, mereka harus dilayani dengan baik,” kata Hamid seraya menambahkan tiga kata kunci dalam hal melayani, yakni “senyum”, “salam”, dan “sapa”.

Dalam penerimaan CPNS dosen, UIN mensyaratkan minimal harus berpendidikan S2 dan linier dengan bidang studi yang dilamar. Sementara untuk lulusan luar negeri, selain linier juga harus melampirkan surat penyetaraan dari Ditjen Dikti Depdiknas dan Ditjen Pendidikan Tinggi Islam Depag.

Jumlah quota CPNS dosen tahun ini sebanyak 45 orang untuk ditempatkan di 10 fakultas di UIN. Jumlah quota terbanyak berada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dengan formasi antara satu hingga tiga untuk empat prodi yang diasuh. Sementara untuk tenaga administratif, jumlah quota tersedia sebanyak dua orang yang masing-masing akan ditempatkan di Biro AUK dan Laboratorium IPA.

Masa penerimaan CPNS berlangsung mulai 5 hingga 20 Oktober mendatang. Seluruh pelamar mengajukan melalui surat lamaran yang ditulis tangan dan ditujukan kepada Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Ruang Bagian Ortala dan Kepegawaian Gedung Rektorat Lantai III. (ns)

UIN Terima CPNS Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, UIN Online – Sedikitnya 47 calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi UIN akan direkrut tahun ini. Dari jumlah itu, dua di antaranya untuk formasi tenaga teknisi golongan III/a. Selebihnya adalah dosen golongan III/b dari berbagai disiplin ilmu.

Dalam rapat panitia penerimaan CPNS di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Jumat (2/10), Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar mengharapkan pelaksanaan penerimaan CPNS baru tahun ini dapat dilakukan secara transparan, bagus, dan profesional. Sebab, jika hal itu dicapai akan menambah nilai plus bagi UIN sehingga di tahun-tahun mendatang quota yang diberikan dapat lebih banyak lagi.

“UIN ini selalu menjadi barometer bagi UIN/IAIN/STAIN lain di daerah dalam penerimaan CPNS. Jadi saya harapkan pelaksanaannya lebih baik dan profesional,” ujarnya.

Hal yang sama ditegaskan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK) Drs Hamid Sholihin. Ia mengatakan, selain baik dan profesional penerimaan CPNS baru tahun ini juga harus dilayani dengan baik dan sejelas mungkin. Karena itu, seluruh persyaratan dan ketentuan perlu disampaikan secara terinci sehingga tidak menimbulkan banyak pertanyaan dari pelamar.

“Mereka (pelamar, Red) biasanya berasal dari berbagai suku dan adat serta memiliki karakter yang berbeda. Jadi, mereka harus dilayani dengan baik,” kata Hamid seraya menambahkan tiga kata kunci dalam hal melayani, yakni “senyum”, “salam”, dan “sapa”.

Dalam penerimaan CPNS dosen, UIN mensyaratkan minimal harus berpendidikan S2 dan linier dengan bidang studi yang dilamar. Sementara untuk lulusan luar negeri, selain linier juga harus melampirkan surat penyetaraan dari Ditjen Dikti Depdiknas dan Ditjen Pendidikan Tinggi Islam Depag.

Jumlah quota CPNS dosen tahun ini sebanyak 45 orang untuk ditempatkan di 10 fakultas di UIN. Jumlah quota terbanyak berada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dengan formasi antara satu hingga tiga untuk empat prodi yang diasuh. Sementara untuk tenaga administratif, jumlah quota tersedia sebanyak dua orang yang masing-masing akan ditempatkan di Biro AUK dan Laboratorium IPA.

Masa penerimaan CPNS berlangsung mulai 5 hingga 20 Oktober mendatang. Seluruh pelamar mengajukan melalui surat lamaran yang ditulis tangan dan ditujukan kepada Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Ruang Bagian Ortala dan Kepegawaian Gedung Rektorat Lantai III. (ns)